Peredaran Narkotika di Kepulauan Sumenep Kian Mengkhawatirkan, PDM: Alarm Serius Penegakan Hukum

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumenep, Moh. Zeinuddin

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumenep, Moh. Zeinuddin

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Peredaran narkotika di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, kian mengkhawatirkan. Kondisi geografis yang terdiri dari ratusan pulau dinilai menjadi celah strategis bagi masuknya barang haram melalui jalur laut.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumenep, Moh. Zeinuddin, menegaskan bahwa luasnya wilayah yang terpisah oleh lautan serta lemahnya pengawasan menjadi faktor utama maraknya peredaran narkoba di kawasan tersebut.

Sepanjang tahun 2025, aparat penegak hukum tercatat mengamankan sekitar 52 kilogram sabu di wilayah Kepulauan Masalembu.

Temuan ini menjadi indikasi kuat bahwa jalur kepulauan Sumenep telah lama menjadi incaran jaringan narkotika.

Baca Juga :  Achmad Fauzi Kembangkan Wisata Sumenep dengan Konsep Pentahelix

Memasuki tahun 2026, situasi semakin mengkhawatirkan. Publik kembali dihebohkan dengan temuan bungkusan mencurigakan yang diduga kokain seberat 27,83 kilogram di Pulau Giligenteng.

Menanggapi hal tersebut, Moh. Zeinuddin menyebutnya sebagai peringatan keras bagi aparat penegak hukum dan masyarakat luas.

“Ini alarm yang sangat serius bagi penegakan hukum kita dan ketahanan sosial masyarakat kita. Saya menganggap ini bukan hanya kejahatan biasa, ini adalah kejahatan yang terorganisir kalau dilihat dari modusnya,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Ia juga menyoroti lemahnya sistem pengawasan dan intelijen yang dinilai masih belum optimal dalam mengantisipasi masuknya narkotika melalui jalur laut.

“Jujur, dengan berulangnya ini, ini bukti bahwa dari sisi pengawasan kita lemah, kita kebobolan lagi,” tegasnya.

Menurutnya, tanpa langkah konkret dan terintegrasi, jaringan narkotika akan terus memanfaatkan celah geografis wilayah kepulauan.

Baca Juga :  Pastikan Aman dan Lancar, Babinsa 0827/06 Saronggi Kawal Penyaluran Pangan Beras di Desa Juluk

Oleh karena itu, PDM Sumenep mendorong penguatan pengawasan laut, peningkatan kapasitas intelijen, serta sinergi lintas sektor antara aparat penegak hukum dan masyarakat.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa penindakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan semata, melainkan harus mampu menembus hingga ke jaringan utama, termasuk bandar dan pengendali di balik peredaran narkotika tersebut.

Baca Juga :  Achmad Fauzi Akhiri Masa Jabatan dengan Catatan Gemilang, Sumenep Torehkan Rekor di Madura

Selain langkah represif, upaya preventif juga dinilai tak kalah penting. Edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, terutama di desa-desa dan wilayah kepulauan terpencil, harus diperkuat agar masyarakat memiliki kesadaran dan daya tangkal terhadap bahaya narkoba.

“Wilayah kepulauan kita sangat rentan. Tanpa pengawasan yang ketat dan keterlibatan semua pihak, jaringan narkotika akan terus berkembang. Ini harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru