JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mematangkan rencana pengenaan pajak terhadap penggunaan tiang kabel seluler yang tersebar di berbagai wilayah.
Kebijakan ini digadang-gadang menjadi salah satu sumber baru dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bapenda Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, S.H., mengungkapkan bahwa keberadaan tiang kabel seluler selama ini banyak memanfaatkan ruang dan tanah milik pemerintah daerah, namun belum memberikan kontribusi maksimal terhadap kas daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena tiang kabel seluler itu dipasang di atas tanah-tanah milik pemerintah daerah, maka sudah seharusnya ada kontribusi yang masuk sebagai PAD,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Halalbihalal di Kantor Bapenda Sumenep, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, potensi dari sektor ini cukup besar mengingat pesatnya perkembangan jaringan telekomunikasi, terutama di era digital saat ini yang membutuhkan infrastruktur kabel dan jaringan seluler yang luas.
Namun demikian, Ferdiansyah Tetrajaya menegaskan bahwa rencana tersebut tidak akan diberlakukan secara terburu-buru.
Pemkab Sumenep akan melakukan kajian mendalam agar kebijakan ini memiliki dasar hukum yang kuat dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi investasi maupun pelayanan publik.
“Kami masih dalam tahap kajian. Semua aspek akan dipertimbangkan, baik regulasi, teknis di lapangan, maupun dampaknya terhadap pelaku usaha,” tegasnya.
Sebagai bagian dari proses tersebut, Pemkab Sumenep juga berencana melakukan studi banding ke luar Pulau Madura pada pekan mendatang, guna mempelajari daerah lain yang telah lebih dulu menerapkan kebijakan serupa.
“Kami ingin belajar dari daerah yang sudah berhasil, sehingga nanti bisa diterapkan secara optimal di Sumenep,” pungkas Dian sapaannya.
Melalui inovasi ini, Bapenda berharap dapat memperluas basis pajak daerah sekaligus memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Sumenep dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (REDJAVA****)








