JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Tak banyak yang tahu, di balik stabilitas penegakan hukum di daerah, ada peran senyap namun krusial dari intelijen kejaksaan. Di Sumenep, peran itu diemban oleh Endro Riski Erlazuardi, sosok yang ditempa oleh pengalaman panjang lintas daerah dan jalur karier yang tidak instan.
Lahir di Kota Kediri pada tahun 1980, Endro mengawali langkahnya sebagai jaksa di NTT dengan menghadapi berbagai tantangan di sejumlah wilayah penugasan. Mobilitas yang tinggi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan ketajaman analisisnya di bidang intelijen.
Perjalanan kariernya membawanya ke Kota Surabaya, sebelum kemudian dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Kepala Seksi di wilayah Sumatera Selatan dengan posisi Kasi Datun (Perdata dan Tata Usaha Negara). Pengalaman tersebut memperluas perspektifnya dalam menangani persoalan hukum yang kompleks.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak berhenti di situ, Endro juga memperkuat kapasitas akademiknya dengan menempuh pendidikan magister melalui program beasiswa di Universitas Indonesia. Pendidikan ini menjadi bekal penting dalam mendukung peran strategisnya di bidang intelijen kejaksaan.
Rotasi jabatan yang berlangsung rata-rata setiap dua tahun menjadi bagian dari dinamika kariernya. Dari berbagai daerah, ia akhirnya dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Kasi Intel di Sumenep sebuah posisi yang menuntut kepekaan tinggi terhadap dinamika sosial dan potensi gangguan hukum.
“Setiap daerah punya karakter yang berbeda. Karena itu, intelijen harus mampu membaca situasi secara cepat dan tepat agar langkah yang diambil benar-benar efektif,” kata Kasi Intelejen Endro Riski Erlazuardi, S.H.,M.H., kepada media ini, Rabu (01/04/2026).
Baginya, keberhasilan intelijen bukan sekadar penindakan, melainkan kemampuan mencegah persoalan sejak dini. Pendekatan preventif menjadi strategi utama dalam menjaga kondusivitas daerah.
“Kami mengedepankan deteksi dini dan pencegahan. Semakin cepat potensi masalah teridentifikasi, semakin besar peluang untuk mencegah dampak yang lebih luas,” tegas Endro Riski Erlazuardi.
Kini, di ujung timur Pulau Madura, Endro Riski Erlazuardi menjalankan perannya sebagai garda depan intelijen kejaksaan. Sosoknya menjadi cerminan bagaimana profesionalisme, pengalaman, dan pendidikan berpadu dalam menjaga stabilitas hukum meski kerap bekerja jauh dari sorotan publik. (REDJAVA****)








