Bupati Fauzi Wongsojudo Terbitkan SE, Panduan Lengkap Lebaran Ramah Lingkungan 2026

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Dengan Latar Belakang Surat Edaran 2026 i

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Dengan Latar Belakang Surat Edaran 2026 i

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 tentang pengendalian sampah dalam rangkaian Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk menekan lonjakan sampah selama arus mudik hingga perayaan Lebaran.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menciptakan perayaan Idul Fitri yang ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa dan lurah, BUMN/BUMD, pelaku usaha, hingga masyarakat luas.

“Momentum Lebaran harus tetap membawa kebahagiaan tanpa meninggalkan persoalan lingkungan. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menerapkan prinsip minim sampah,” tegasnya dalam edaran yang ditetapkan pada 17 Maret 2026.

Fokus pada Mudik Minim Sampah
Dalam kebijakan tersebut, Pemkab Sumenep menekankan penerapan konsep mudik minim sampah.

Baca Juga :  Koperasi Pengayoman Rutan Sumenep Gelar RAT 2024: Momen Transformasi dan Penguatan Ekonomi Anggota

Pemerintah meminta seluruh pemangku kepentingan memastikan pengelolaan sampah berjalan optimal, terutama di titik-titik krusial seperti terminal, pelabuhan, dan rest area.

Selain itu, penyediaan fasilitas tempat sampah terpilah menjadi perhatian utama, mencakup sampah makanan, plastik, hingga residu.

Upaya ini juga diperkuat dengan sistem penjemputan sampah secara mobile di titik-titik rawan penumpukan.

“Langkah ini tidak hanya soal kebersihan, tetapi juga bagian dari edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah,” ujar Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemkab juga mendorong penggunaan peralatan makan dan minum yang dapat digunakan berulang kali, serta mengimbau masyarakat membawa perlengkapan sendiri selama perjalanan mudik.

Baca Juga :  Naida Aurelia : Bintang Muda Sumenep Raih Emas di Kejuaraan Karate Internasional 2024

Untuk mengantisipasi lonjakan sampah, pemerintah daerah akan membentuk satuan tugas khusus yang siaga sejak H-7 hingga H+7 Lebaran. Satgas ini bertugas menangani sampah secara cepat di lokasi-lokasi strategis.

Selain itu, posko pengelolaan sampah juga akan didirikan untuk memastikan tidak terjadi penumpukan yang berpotensi mencemari lingkungan.
Lebaran Minim Sampah Jadi Gerakan Bersama

Tak hanya saat mudik, konsep minim sampah juga diterapkan dalam perayaan Lebaran. Masyarakat diimbau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, termasuk pada kemasan hantaran Lebaran.

Penggunaan wadah yang dapat dipakai ulang, pembelian makanan secukupnya, serta pemilihan bahan makanan yang tahan lama menjadi beberapa langkah yang disarankan.

Baca Juga :  Polres Sumenep Berbagi Sembako Pasca Penyesuaian Harga BBM

Pada pelaksanaan Shalat Idul Fitri, masyarakat juga diminta membawa perlengkapan ibadah sendiri dan menghindari membawa makanan ke lokasi salat guna meminimalisasi sampah.

“Kesadaran kecil seperti membawa sajadah sendiri atau tidak meninggalkan sampah setelah salat akan berdampak besar bagi kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari strategi komunikasi, Pemkab Sumenep akan mengintensifkan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai saluran, mulai dari media cetak, elektronik, hingga media sosial.

Melalui kebijakan ini, Pemkab Sumenep berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat.

Perayaan Idul Fitri diharapkan tidak hanya menjadi momen kebersamaan, tetapi juga momentum menjaga lingkungan.

“Dengan komitmen bersama, kita bisa mewujudkan Sumenep yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkas Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan
Istighatsah Jadi Awal Semarak HUT ke-81 RI, Kemenag Sumenep Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia
Korban Tenggelam di Giligenting Ditemukan, Polresta Sumenep Pastikan Penanganan Sesuai SOP
Pemkab Sumenep Perkuat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Lewat Posko Tanggap Darurat
Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata
Wabup Sumenep Pimpin Rakor Forkopimda, Salurkan Bantuan dan Pastikan Korban Kapal Terbakar Dilayani Maksimal
Ribuan Anak PAUD Bakal Semarakkan Gebyar PAUD Ceria 2026, Dinas Pendidikan Sumenep Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini
Wabup Sumenep Sebut Lomba HUT ke-81 RI Perkuat Sinergi dan Semangat Kerja ASN

BERITA TERKAIT

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:56 WIB

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Istighatsah Jadi Awal Semarak HUT ke-81 RI, Kemenag Sumenep Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Korban Tenggelam di Giligenting Ditemukan, Polresta Sumenep Pastikan Penanganan Sesuai SOP

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Lewat Posko Tanggap Darurat

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata

BERITA TERBARU