JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana religius menyelimuti Pendopo Agung Keraton Sumenep pada malam Ramadhan 1447 Hijriah.
Setelah menggelar buka puasa bersama dan memberikan santunan kepada anak yatim serta dhuafa, Pemerintah Kabupaten Sumenep melanjutkan kegiatan dengan Khotmil Qur’an yang diikuti jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, sebagai bagian dari tradisi religius yang terus dijaga di lingkungan pemerintahan daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema di pendopo bersejarah itu, menambah kekhusyukan suasana Ramadhan sekaligus menjadi simbol kuatnya nilai spiritual yang terus dirawat oleh Pemkab Sumenep.
Bupati Fauzi menegaskan bahwa kegiatan Khotmil Qur’an bukan sekadar agenda seremonial keagamaan, melainkan tradisi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat spiritualitas.
“Khotmil Qur’an ini rutin kami laksanakan setiap minggu di Pendopo Agung. Tidak hanya saat Ramadhan, tetapi juga terus berjalan di luar bulan Ramadhan,” kata Bupati Fauzi di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an secara bersama-sama menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.
Ia menilai bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan nilai moral dan spiritual.
“Pendopo Agung bukan hanya pusat aktivitas pemerintahan, tetapi juga ruang kebersamaan dan spiritualitas bagi masyarakat Sumenep,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fauzi juga berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat karakter religius yang telah lama menjadi identitas masyarakat Sumenep.
Kegiatan yang diawali dengan buka puasa bersama dan santunan bagi anak yatim serta dhuafa itu kemudian ditutup dengan Khotmil Qur’an yang diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari pejabat OPD, tokoh agama, hingga masyarakat sekitar.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Sumenep ingin menegaskan bahwa nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan spiritualitas merupakan fondasi penting dalam membangun daerah yang maju sekaligus berkarakter religius.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Sumenep dan seluruh masyarakatnya,” pungkas Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H. (REDJAVA****)









