Cerita Inspiratif dari Naghfir’s Institute Award 2026 Angkat Pahlawan Sunyi Sumenep

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Naghfir's Institute Dr Naghfir Saat Menyerahkan Kepala Piagam Penghargaan kepada Budayawan Syaf

Direktur Naghfir's Institute Dr Naghfir Saat Menyerahkan Kepala Piagam Penghargaan kepada Budayawan Syaf

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah sorotan yang sering tertuju pada tokoh besar dan figur publik, sejumlah sosok sederhana yang setiap hari menebar kebaikan justru kerap luput dari perhatian.

Kisah-kisah inilah yang diangkat dalam Naghfir’s Institute Award 2026, sebuah ajang apresiasi bagi para “pahlawan sunyi” di tengah masyarakat yang digelar di Kabupaten Sumenep, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Naghfir’s Institute, Perumahan Griya Berkat Regency, Jalan Lingkar Barat, Batuan, itu menghadirkan sembilan tokoh inspiratif dari berbagai profesi sederhana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka berasal dari latar belakang yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat mulai dari sopir ambulans, guru madrasah, guru ngaji, guru taman kanak-kanak, petugas pengangkut sampah, pengepul botol bekas, pengemudi ojek online, hingga pelaku seni dan budaya.

Baca Juga :  Peserta Perkemahan Mengalami Luka Bakar Pada Muka

Direktur Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan kepada mereka yang selama ini bekerja dalam senyap namun memiliki kontribusi besar bagi kehidupan sosial masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan panggung bagi para pahlawan sunyi yang selama ini menebar kebaikan tanpa sorotan. Mereka adalah orang-orang yang setiap hari memberi manfaat bagi masyarakat, meskipun jarang mendapat pengakuan,” kata Dr. Naghfir disela kegiatan.

Ia menjelaskan, konsep “Ajang Pelopor 9 Kebaikan” sengaja dihadirkan untuk mengangkat nilai-nilai kemanusiaan yang tumbuh dari profesi-profesi sederhana di tengah masyarakat.

“Kebaikan tidak selalu lahir dari mereka yang memiliki jabatan tinggi atau kekuatan ekonomi besar. Banyak orang biasa yang justru menjadi penjaga nilai kemanusiaan melalui pekerjaan mereka sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Dr. Naghfir, penghargaan tersebut juga dimaksudkan untuk membangun kesadaran publik bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pelopor kebaikan.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa siapa pun bisa menjadi inspirasi. Kebaikan itu bisa dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten,” jelas Dr. Naghfir.

Dalam ajang tersebut, panitia memberikan penghargaan dalam lima kategori utama, yakni keagamaan, pendidikan, seni, sosial, dan budaya. Para penerima dipilih karena dinilai memiliki dedikasi tinggi serta kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :  BMKG: Angin Kencang Terjang Jawa Timur, Sumenep Catat Kecepatan Tertinggi

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga sarat nilai kepedulian sosial. Anak-anak yatim piatu turut dihadirkan dalam acara tersebut dan menerima santunan dari panitia.

Lebih lanjut Dr. Naghfir berharap kegiatan ini menjadi gerakan moral yang dapat menularkan semangat berbagi dan kepedulian di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menebar kebaikan. Jika semakin banyak orang tergerak melakukan hal baik, maka masyarakat yang penuh kepedulian akan semakin kuat,” pungkasnya.

Acara tersebut juga diisi dengan penyampaian pesan moral oleh Ustadz Yantoso Rema, pengelola Madrasah Tahfidh Al-Qur’an Maqomam Mahmuda Batuan, yang mengajak masyarakat untuk menjadikan kebaikan sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari.

Baca Juga :  Perssu Madura City Siap Bersinar di Liga 4, Bupati Sumenep : Kami Dukung Sepenuhnya

Melalui Naghfir’s Institute Award 2026, pesan kuat kembali disuarakan: bahwa di balik kehidupan sederhana masyarakat, terdapat banyak sosok yang diam-diam menjaga nilai kemanusiaan tetap hidup mereka adalah pahlawan sunyi yang sesungguhnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU