Sumenep Menggeliat di Bulan Suci, Festival Takjil Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Memberikan Sambutan di Acara Pembukaan Festival Bazar Takjil di Depan Labeng Mesem Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jum'at (20/02/2026)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Memberikan Sambutan di Acara Pembukaan Festival Bazar Takjil di Depan Labeng Mesem Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jum'at (20/02/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana depan Labang Mesem Keraton berubah menjadi lautan warna dan aroma kuliner khas Ramadan, Jumat (20/2/2026). Ratusan pelaku usaha tumpah ruah dalam Festival Bazar Takjil Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Radar Madura.

Sebanyak 143 stan dan 40 pelaku UMKM non-stan ambil bagian. Dari jajanan tradisional, minuman segar, hingga kuliner kekinian, semuanya menyatu dalam denyut ekonomi rakyat yang terasa kian bergeliat menjelang waktu berbuka puasa.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan festival tersebut bukan sekadar seremoni tahunan. Di balik kemeriahan Ramadan, ada misi besar menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Festival ini bukan hanya agenda seremonial bernuansa religi. Ini adalah ruang pemberdayaan nyata bagi UMKM, terutama pedagang kuliner lokal yang menggantungkan penghasilan tambahannya di bulan Ramadan,” kata Bupati Fauzi saat membuka acara.

Menurut Fauzi, Ramadan harus dimaknai sebagai momentum spiritual sekaligus momentum ekonomi. Perputaran uang di sektor konsumsi, khususnya makanan dan minuman berbuka, dinilai mampu menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat jika dikelola secara inklusif.

“Kami ingin Ramadan menghadirkan keberkahan yang luas. Bukan hanya keberkahan ibadah, tetapi juga keberkahan ekonomi. Karena itu, pemerintah membuka ruang seluas-luasnya agar UMKM bisa tumbuh dan naik kelas,” ujarnya.

Ia menambahkan, festival tersebut menjadi bukti kehadiran pemerintah daerah dalam mendampingi pelaku usaha kecil agar semakin berdaya saing. Ke depan, Pemkab Sumenep berkomitmen mendorong peningkatan kualitas kemasan, manajemen usaha, hingga akses pemasaran yang lebih luas.

“Pemerintah hadir untuk memastikan UMKM tidak berjalan sendiri. Kami ingin mereka berkembang, memiliki daya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih besar,” ungkap sosok orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu.

Di sisi lain, Bupati Fauzi juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan etika usaha. Ia menekankan bahwa kepercayaan konsumen adalah fondasi utama dalam membangun usaha berkelanjutan.

Baca Juga :  Malam Anugerah Inovasi Daerah, Siswa SMAN 1 Sumenep Sabet Dua Juara Sekaligus

“Jaga kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan. Jangan sampai ada praktik yang merugikan pembeli. Harga harus wajar dan pelayanan harus ramah. Kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar bagi keberlangsungan usaha,” pesannya.

Festival Bazar Takjil Ramadan tak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang silaturahmi warga. Setiap sore, masyarakat berbondong-bondong datang, berburu menu berbuka sekaligus menikmati suasana kebersamaan yang hangat.

“Melalui festival ini, kami ingin mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat berbagi, dan memperkuat komitmen membangun Sumenep yang religius, harmonis, serta semakin sejahtera,” pungkas Fauzi.

Ramadan di Sumenep pun tak sekadar tentang menanti azan magrib. Ia menjelma menjadi denyut ekonomi rakyat hidup, bergerak, dan penuh harapan. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Bupati Fauzi Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru