Di Pantai Taneros, Harapan Melihat Hilal Berhadapan dengan Realita Astronomi

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Pantai Taneros, Harapan Melihat Hilal Berhadapan dengan Realita Astronomi

Di Pantai Taneros, Harapan Melihat Hilal Berhadapan dengan Realita Astronomi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menjelang penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah, dinamika pemantauan hilal kembali menjadi perhatian publik.

Di Kabupaten Sumenep, Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) memastikan bahwa secara astronomis hilal tidak mungkin terlihat pada Selasa (17/02/2026).

Meski demikian, rukyatul hilal tetap akan dilaksanakan sore ini di Pantai Taneros, Desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, pada koordinat -6° 53′ LS dan 113° 46′ BT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut digelar bersama Bimas Islam Kementerian Agama Sumenep, melibatkan Pengadilan Agama, MUI, BMKG, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam.

Ketua LFNU Sumenep, Kiai Fathor Rois, menegaskan bahwa secara perhitungan astronomi, posisi hilal saat matahari terbenam masih berada di bawah ufuk.

Baca Juga :  Seruan Kibarkan Bendera Merah Putih Sebulan Penuh di Bulan Agustus 2023, Kapolres Edo : Pupuk Rasa Cinta Tanah Air dan Semangat Patriotisme

“Secara hisab, tinggi hilal masih negatif. Artinya, mustahil terlihat, bukan hanya di Sumenep, tetapi di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Tantangan Geografis dan Cuaca
Sumenep bukan tanpa pengalaman dalam observasi hilal. Namun, karakter geografis pesisir Madura bagian timur menghadirkan tantangan tersendiri.

Ufuk barat di bagian selatan relatif terbatas, sementara uap air laut yang tinggi kerap mengurangi ketajaman pandangan saat matahari terbenam.
Di sisi lain, Februari masih berada dalam musim penghujan.

Awan mendung berpotensi mengganggu pengamatan, meskipun prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah Ambunten relatif cerah pada sore hari.

Namun bagi LFNU, faktor cuaca bukanlah penentu utama kali ini. “Walaupun cuaca cerah, secara posisi hilal memang belum memenuhi syarat untuk dapat dirukyat,” tegas Fathor.

Baca Juga :  Wakapolres Sumenep Hadiri Madaya Recycle Costume 2025, Dukung Gerakan Kreatif Ramah Lingkungan

Sebelum menetapkan Pantai Taneros sebagai lokasi utama, LFNU Sumenep telah melakukan penjajakan di sejumlah titik di sekitar Kota Sumenep.

Tambak Garam Nambakor, kawasan Asta Tinggi, Lapangan Terbang Trunojoyo, hingga rooftop Hotel de Bagraf pernah dicoba sebagai alternatif.

Lokasi-lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di kawasan perkotaan dan mudah dijangkau.

Namun, keterbatasan ruang observasi, ketinggian tempat yang kurang ideal, serta sudut pandang ufuk yang tidak maksimal menjadi kendala teknis.

Alternatif lain sempat mengarah ke Pantai Sapo di Kecamatan Batuputih. Akan tetapi, akses menuju lokasi tersebut cukup sulit karena harus ditempuh dengan berjalan kaki melewati lahan pertanian dan rimbunan pepohonan.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Patroli Sahur, Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

Bagi LFNU Sumenep, pelaksanaan rukyatul hilal bukan sekadar formalitas tahunan.

Ia merupakan bagian dari tradisi ilmiah dan syar’i dalam menentukan awal bulan hijriah, sekaligus bentuk kehati-hatian dalam menetapkan 1 Ramadhan.

Meski prediksi menunjukkan hilal tak akan terlihat, rukyat tetap digelar sebagai upaya konfirmasi lapangan atas hasil hisab.

Keputusan resmi penetapan awal Ramadhan sendiri tetap menunggu sidang isbat yang digelar pemerintah pusat.

Namun dari Sumenep, sinyalnya sudah jelas: Ramadhan 1447 H dipastikan belum dimulai pada petang ini.

Masyarakat pun diimbau untuk menunggu pengumuman resmi pemerintah sembari tetap menjaga suasana kondusif dan penuh kekhidmatan menyambut bulan suci. (REDJAVA/$$$)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU