JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di balik perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), ada harapan yang kembali menyala. Harapan itu kini dirasakan Ibu Rukmini, warga Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, setelah rumahnya tidak hanya diperbaiki, tetapi juga akhirnya teraliri listrik secara layak.
PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sumenep turut mengambil peran penting dalam program RTLH Tahun 2025 yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Melalui dukungan pemasangan listrik baru, PLN memastikan hunian yang telah direnovasi benar-benar dapat digunakan secara aman dan manusiawi.
Program tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., bersama BAZNAS Kabupaten Sumenep dan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, pada Senin (19/1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager PLN ULP Sumenep, Pangky Yonkynata Ardiyansyah, mengatakan bahwa keterlibatan PLN merupakan bentuk kepedulian sosial yang sejalan dengan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.
“Terkait perbaikan RTLH Ibu Rukmini, dari PLN kami membantu pemasangan listrik baru melalui Yayasan Baitul Maal PLN, agar rumah yang sudah diperbaiki bisa langsung digunakan dengan fasilitas kelistrikan yang layak,” kata Pangky usai kegiatan kepada media ini.
Menurutnya, rumah layak huni tidak hanya diukur dari bangunan fisik, tetapi juga dari terpenuhinya kebutuhan dasar yang menunjang kehidupan sehari-hari.
“Listrik adalah kebutuhan mendasar. Tanpa listrik, rumah yang sudah dibangun ulang belum sepenuhnya memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi penghuninya,” ujarnya.
Ia menegaskan, bantuan yang diberikan PLN bukan semata persoalan teknis kelistrikan, tetapi juga bentuk empati dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan manfaat. Karena bagi kami, ini bukan hanya menyalakan listrik, tetapi juga menyalakan harapan, agar kehidupan Ibu Rukmini dan keluarganya ke depan bisa lebih baik,” tutup Pangky.
Sinergi antara PLN, Pemerintah Kabupaten Sumenep, dan BAZNAS ini menjadi gambaran nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjawab persoalan sosial masyarakat. Program RTLH tidak berhenti pada pembangunan rumah, tetapi berlanjut pada pemenuhan kebutuhan hidup yang lebih layak dan bermartabat. (REDJAVA/$$$)









