JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep kembali mencatat prestasi gemilang di kancah regional. Dalam Madura Award 2025 yang digelar Jawa Pos Radar Madura (JPRM) dengan tema “Tembakau Madura Mensejahterakan”, Sumenep berhasil menyabet penghargaan sebagai Daerah Pertanian Tembakau Inovatif.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Direktur JPRM, Abdul Aziz, kepada Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, pada malam penganugerahan di Azana Style Hotel Madura, Senin (29/12/2025) malam.
Keberhasilan ini menegaskan posisi Sumenep sebagai daerah unggulan pengembangan tembakau di Madura. Kabupaten Sumenep memiliki keunikan yang tidak dimiliki kabupaten lain, yakni dua varietas tembakau khas, Tembakau Campalok dan Tembakau Prancak, yang kualitas dan karakteristiknya diakui di pasar industri rokok nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain keunggulan varietas, Pemkab Sumenep dinilai paling aktif dalam mendorong penguatan industri lokal berbasis pertanian, mulai dari pendampingan petani, penguatan kelembagaan, hingga membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk tembakau lokal.
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa prestasi ini adalah hasil kerja kolektif antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini bukan sekadar milik pemerintah daerah, tetapi milik para petani Sumenep. Mereka yang dengan kesabaran dan kearifan lokalnya menjaga kualitas tembakau kita hingga dikenal nasional,” kata KH. Imam Hasyim, Selasa (30/12/2025).
Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep itu menambahkan, keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Pemkab Sumenep untuk terus berpihak pada kesejahteraan petani.
“Para petani adalah guru bagi kami. Dari mereka kami belajar ketekunan, kejujuran, dan semangat menjaga warisan leluhur. Pemerintah hadir untuk memastikan mereka mendapat dukungan maksimal,” ujar Wabup.
KH. Imam Hasyim juga menekankan komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan inovasi pertanian tembakau.

“Kedepan, kami akan terus memperkuat inovasi di sektor tembakau, menjaga keberlanjutan produksi, dan memastikan tembakau Madura tetap menjadi kebanggaan sekaligus penopang ekonomi masyarakat Sumenep,” tutup Wabup KH. Imam Hasyim.
Dengan penghargaan ini, Sumenep semakin menegaskan diri sebagai pusat pertanian tembakau yang inovatif dan progresif, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan sektor pertanian berbasis potensi lokal. (REDJAVA****)









