JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Paguyuban Tretan Klontong Madura (TKM) Klaten bertemu dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten untuk memperkuat koordinasi dan memastikan stabilitas iklim usaha di daerah. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam membangun komunikasi serta menjaga kondusivitas ekonomi, khususnya bagi para pelaku usaha klontong Madura yang beraktivitas di wilayah Klaten.
Ketua TKM Klaten, Andi Priyo Subarno, menyampaikan pesan khusus dari Bupati Sumenep yang memberikan apresiasi kepada Pemkab Klaten atas dukungan dan perlindungan terhadap para perantau Madura yang menjalankan usaha di Klaten.
“Kami datang untuk mencari rezeki, sekaligus ingin menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah. Tretan Klontong Madura berkomitmen menjaga harmoni, tertib usaha, dan ikut menciptakan suasana yang kondusif,” kata Andi kepada media ini usai pertemuan, Jum’at (05/12/2025)
Dalam pertemuan tersebut, TKM Klaten juga menyoroti isu penertiban jarak antar-usaha toko klontong. Paguyuban meminta Pemkab Klaten memberikan dukungan penuh agar kebijakan tersebut berjalan adil, terukur, dan tidak memicu gesekan di lapangan. Harapan itu disambut positif oleh jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda.
Rapat koordinasi turut dihadiri perwakilan sejumlah instansi, antara lain:

- Kabid Kamtibnas Satpol PP Klaten
- Kanit Intel Polres Klaten
- Kasi BIN Klaten
- Perwakilan Kejaksaan Negeri Klaten
- Perwakilan Kodim Klaten
- Sekretaris Disperindag Klaten
Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Klaten, Sugeng Hariyanto, SE., MM. Ia menegaskan bahwa Pemkab Klaten berkomitmen menjaga iklim ekonomi daerah tetap sehat, tertib, dan berkelanjutan.
Silaturahmi antara Pemkab Klaten dan Tretan Klontong Madura ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan pemerintah dan pelaku usaha perantau. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang ekonomi yang inklusif, aman, dan berdaya bagi masyarakat Klaten. (REDJAVA****)










