BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, Sumenep Masuk Daerah Berisiko Tinggi

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, Sumenep Masuk Daerah Berisiko Tinggi

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, Sumenep Masuk Daerah Berisiko Tinggi

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Kabupaten Sumenep menjadi salah satu wilayah yang masuk kategori risiko tinggi terdampak cuaca ekstrem pada periode 20–29 November 2025, menurut peringatan resmi yang diterbitkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda.

Peringatan tersebut menyebutkan potensi hujan sedang hingga lebat, disertai petir, angin kencang, hingga puting beliung, yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, terutama di kecamatan-kecamatan dengan topografi perbukitan serta daerah pesisir yang rawan genangan.

Kepala BMKG Juanda Taufiq Hermawan mengatakan bahwa peningkatan aktivitas atmosfer diprediksi cukup signifikan dalam sepuluh hari ke depan. “Sumenep termasuk wilayah yang harus meningkatkan kewaspadaan. Pola cuaca beberapa hari terakhir mengindikasikan potensi hujan intensitas tinggi yang dapat terjadi dalam waktu singkat,” kata Taufik Hermawan dalam keterangan tertulis, Jum’at (21/11/2025).

Menurut dia, analisis BMKG menunjukkan adanya pola konvergensi angin yang memanjang di wilayah Jawa Timur dan berdampak pada daerah ujung timur Madura, termasuk Sumenep. “Selain konvergensi angin, gelombang atmosfer Equatorial Rossby yang melintas pada 23 November 2025 akan makin memperkuat pembentukan awan hujan,” jelasnya.

Tak hanya itu, kondisi atmosfer lokal juga mendukung terjadinya cuaca ekstrem. Kelembapan udara tinggi dari lapisan bawah hingga atas membuat pertumbuhan awan cumulonimbus dapat berlangsung lebih cepat dan intens. “Atmosfer kita sedang sangat labil. Jika ada pemanasan yang kuat pada siang hari, maka potensi hujan lebat disertai angin kencang di Sumenep meningkat signifikan,” sambung Taufiq.

Ia menegaskan perlunya kesiapsiagaan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat, terutama di lokasi-lokasi rawan bencana seperti kawasan Bukit Tinggi, daerah aliran sungai, kawasan tebing, hingga wilayah pesisir selatan dan utara Sumenep. “Masyarakat jangan mengabaikan tanda-tanda cuaca buruk. Perubahan dapat terjadi mendadak, sehingga perlu selalu memantau informasi resmi dari BMKG,” tutup Taufik.

BMKG Juanda mengimbau warga Sumenep untuk mengikuti pembaruan cuaca melalui citra radar WOFI, peringatan dini 3 harian, serta peringatan cuaca 2–3 jam ke depan yang tersedia melalui situs resmi, media sosial @infobmkgjuanda, dan layanan telepon serta WhatsApp.

Baca Juga :  Ratusan Siswa SMA Negeri 2 Sumenep Ikuti Pelatihan PBB Bersama TNI

Dengan intensitas cuaca yang diperkirakan meningkat, masyarakat Sumenep diharapkan mengambil langkah antisipasi sejak dini guna meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi selama periode cuaca ekstrem tersebut. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru