JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ahlulbait Indonesia (ABI) Kabupaten Sumenep melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumenep, KH. Achmad Qusyairi Zaini.
Kunjungan tersebut menjadi ajang dialog untuk memperkenalkan organisasi sekaligus menjalin sinergi kelembagaan dengan FKUB.
Ketua DPD ABI Sumenep Ali Zainal Abidin mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kebersamaan antarormas keagamaan di daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin menjalin komunikasi yang lebih erat dengan FKUB. ABI hadir untuk ikut memperkuat kerukunan dan kebersamaan umat di Kabupaten Sumenep,” ujar Ali Zainal Abidin.
Ali menambahkan, pihaknya berharap ABI dapat diberi ruang untuk turut serta dalam kegiatan FKUB agar bisa berkontribusi dalam menjaga harmoni sosial.
“Kami berharap ABI bisa menjadi bagian dari FKUB dan berkolaborasi dalam kegiatan yang mendorong terciptanya persatuan umat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Sumenep KH. Achmad Qusyairi Zaini menyambut positif langkah ABI yang menempuh jalur komunikasi terbuka.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ABI Sumenep. Langkah ini menunjukkan semangat kebersamaan dan keterbukaan yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kerukunan,” kata KH. Qusyairi kepada media ini, Rabu (12/12/2025)
Pengasuh Ponpes Hidayatul Ulum Utara Gadu Barat Ganding itu menjelaskan, FKUB telah menerima surat resmi dari ABI dan tengah membahas proses keanggotaan organisasi tersebut di forum.
“Kami akan segera menggelar rapat bersama pengurus FKUB untuk menindaklanjuti keinginan ABI bergabung dalam forum kerukunan ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, KH. Qusyairi juga mengingatkan pentingnya persatuan di tengah perbedaan mazhab dan pandangan.
“Kini banyak yang mulai sadar bahwa konflik antara Syiah dan Sunni hanyalah hasil adu domba. Justru sekarang saatnya kita memperkuat solidaritas dan kolaborasi antarumat Islam,” tegasnya.
Kunjungan ABI Sumenep ke FKUB ini diharapkan menjadi awal kolaborasi dalam memperkuat harmoni sosial dan kehidupan keagamaan di Kabupaten Sumenep.
Kedua pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan kegiatan bersama demi terciptanya suasana yang rukun dan damai. (REDJAVA****)








