JAVANETWORK.CO.ID.PROBOLINGGO – Pagi yang sejuk di Lapangan Apel Polres Probolinggo, Senin (3/11/2025), menjadi saksi bisu dedikasi tanpa batas para Bhayangkara sejati. Di bawah langit biru dan sinar mentari yang menembus barisan pasukan tegak lurus, apel jam pimpinan Polres Probolinggo berlangsung khidmat namun penuh makna.
Momentum itu bukan sekadar rutinitas apel pagi, tetapi sebuah panggung kehormatan bagi mereka yang bekerja dalam senyap namun menghasilkan dampak besar bagi keamanan dan pelayanan publik. Salah satunya adalah Kapolsek Krejengan, IPTU Miftahol Rahman, S.H., M.H., yang bersama jajarannya dianugerahi penghargaan atas prestasi luar biasa dalam menjaga kondusifitas wilayah dan inovasi pelayanan masyarakat.
Dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo, AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., jajaran Polsek Krejengan tampil menonjol berkat kinerja kolaboratif yang melibatkan aparat, pemerintah desa, hingga warga sipil.
“Penghargaan ini bukan sekadar plakat atau sertifikat. Ini adalah pengingat bahwa setiap tetes keringat anggota di lapangan bernilai bagi institusi, bagi masyarakat, dan bagi masa depan Polri,” kata IPTU Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan, dengan mata berbinar usai menerima penghargaan.
Dalam daftar penerima penghargaan, tercatat nama-nama yang tak asing di mata masyarakat Krejengan:

- AIPTU Dadang Prianto, BA Polsek Krejengan
- AIPTU Akhmad Haerudin, PS. Kanit Binmas
- AIPDA Ali Yunus, S.H., PS. Kanit Reskrim
- Nurul Huda, Kepala Desa Krejengan
- Mohammad Najib Affandi, masyarakat umum
- Danil Azizir Rozikin, masyarakat umum
- Yuliana Novita Sari, masyarakat umum
Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan Krejengan dalam menciptakan stabilitas keamanan dan pelayanan publik yang humanis. Menurut IPTU Miftahol Rahman, kolaborasi seperti ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari pendekatan empatik dan komunikasi yang dibangun secara berkelanjutan.
“Kami tidak bekerja untuk penghargaan, kami bekerja untuk kebermanfaatan. Tapi ketika kerja keras diapresiasi, itu menjadi energi moral yang luar biasa bagi seluruh anggota,” sambungnya.
Di tengah modernisasi Polri yang terus bergerak menuju era digital dan transparansi publik, Krejengan menjadi miniatur keberhasilan implementasi Polri Presisi di level akar rumput — menghadirkan polisi yang hadir, mendengar, dan melayani.
“Kuncinya ada pada hati. Ketika aparat bekerja dengan hati, masyarakat akan membuka pintu kepercayaannya. Dan di situlah keamanan sejati tumbuh,” tutup IPTU Miftahol Rahman.
Apel jam pimpinan dan pemberian penghargaan tersebut berlangsung aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Bagi Polres Probolinggo, ini bukan sekadar seremoni melainkan simbol perjalanan panjang pengabdian yang terus ditulis dengan tinta kejujuran, dedikasi, dan cinta tanah air. (REDJAVA****)










