Kemacetan Jadi Pertanda Ekonomi Masyarakat Sehat, Kata Bambang Supratman: Justru Harus Disyukuri!

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks Ketua LSM FPMJT Bambang Supratman

Eks Ketua LSM FPMJT Bambang Supratman

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Fenomena kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep justru tak perlu selalu dianggap sebagai masalah.

Hal ini diungkapkan oleh Bambang Supratman, S.H.I, salah satu anggota Jejak Aktivis Sumenep, dalam sebuah voice note yang kini dibicarakan di kalangan anggota grup tersebut.

Menurut Bambang, kemacetan bisa menjadi indikator bahwa roda ekonomi masyarakat sedang bergerak dengan baik.

“Kemacetan itu harus disyukuri. Artinya, ekonomi masyarakat sedang bagus. Kalau jalan penuh kendaraan, itu tanda daya beli meningkat masyarakat mampu membeli barang-barang bergerak seperti mobil dan motor,” kata Bambang dalam grup tersebut, Sabtu (01/11/2025) 

Eks Ketua LSM FPMJT itu menegaskan, kondisi lalu lintas yang padat di sejumlah ruas jalan Sumenep bukan semata-mata cermin persoalan tata kota, tetapi bisa dibaca dari sisi positif sebagai bukti tumbuhnya kesejahteraan masyarakat.

“Kalau masyarakat bisa ber-mobilan, berarti kemampuan ekonominya baik. Jadi, macet itu bukan semata problem, tapi indikator kemajuan,” tambahnya. 

Pandangan ini menjadi angin segar di tengah keluhan masyarakat tentang kemacetan, terutama di kawasan pusat kota dan jalur menuju destinasi wisata.

Baca Juga :  Babinsa Lenteng Selalu Ada Saat Dibutuhkan Dan Membaur Bersama Warga

Bambang menilai, pemerintah daerah dapat menjadikan momentum ini sebagai bahan evaluasi untuk menata transportasi publik sekaligus memperkuat infrastruktur yang menunjang aktivitas ekonomi.

“Yang penting, kemacetan ini diimbangi dengan perencanaan transportasi yang cerdas dan ramah masyarakat,” ungkapnya.

Diketahui, grup WhatsApp Jejak Aktivis Sumenep beranggotakan 430 ini merupakan wadah yang beranggotakan para advokat, aktivis LSM, wartawan, serta pelaku media dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Momentum Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1445 H Bupati Fauzi Keluarkan SE, Berikut Isinya

Pandangan sederhana namun reflektif dari aktivis senior ini kini menjadi bahan diskusi hangat di grup tersebut.

Mungkin banyak anggota menilai pernyataan Bambang sebagai cara berpikir positif dan membangun terhadap dinamika kemajuan Sumenep yang terus berkembang. (REDJAVA****) 

Baca Juga :  Kapolsek Hingga Kades Hadiri Sosialisasi Pajak Non Tunai di Prancak, Ini Pesan Bapenda Sumenep

Berita Terkait

Tak Lagi Penuh Tekanan! MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong Sumenep Bangun Sekolah Tanpa Rasa Takut
Harapan Baru bagi Warga Sumenep, Kodim 0827 Buka Akses Pemeriksaan Katarak Gratis Lewat Program Bakti TNI AD
MATAMUDA MIN 2 Sumenep Jadi Awal Penguatan Moderasi Beragama oleh Bunda MODIS
Pemkab Sumenep Melalui Baznas Bantu RTLH di Pagerungan Kecil Sapeken
Tak Cukup Urus Nikah, Ini Standar Tinggi Penghulu Versi Kemenag Sumenep
BAZNAS Sumenep Perkuat Program Rumah Layak Huni, Warga Padangdangan Diusulkan Terima Bantuan
Police Goes to School Sentuh Hati Pelajar SDN Lalangon 1, Satlantas Polres Sumenep Tanamkan Budaya Selamat Berlalu Lintas Sejak Dini
Rutan Kelas IIB Sumenep Ajak Masyarakat Beralih ke E-LAKSI, Daftar Kunjungan Kini Lebih Cepat Tanpa Antre

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:07 WIB

Tak Lagi Penuh Tekanan! MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong Sumenep Bangun Sekolah Tanpa Rasa Takut

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:56 WIB

Harapan Baru bagi Warga Sumenep, Kodim 0827 Buka Akses Pemeriksaan Katarak Gratis Lewat Program Bakti TNI AD

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:48 WIB

MATAMUDA MIN 2 Sumenep Jadi Awal Penguatan Moderasi Beragama oleh Bunda MODIS

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:53 WIB

Pemkab Sumenep Melalui Baznas Bantu RTLH di Pagerungan Kecil Sapeken

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:55 WIB

Tak Cukup Urus Nikah, Ini Standar Tinggi Penghulu Versi Kemenag Sumenep

Berita Terbaru