Lomba Acareta di Sumenep, Tradisi Bertutur yang Hidup di Tengah Era Digital

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Menyerahkan Penghargaan Kepada Para Pemenang Lomba Acara Acareta 2025 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (30/10/2025)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Menyerahkan Penghargaan Kepada Para Pemenang Lomba Acara Acareta 2025 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (30/10/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan gaya hidup anak muda, Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya menjaga jati diri budaya lokal.

Melalui Lomba Acareta tingkat Sekolah Dasar (SD) dan sederajat, pemerintah daerah bersama komunitas pendidikan berupaya menghidupkan kembali tradisi bercerita khas Madura sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.

Kegiatan yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, pada Kamis (30/10/2025) ini diinisiasi oleh Komunitas Kanca Pendidikan (KKP) Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., jajaran pejabat Disdik, perwakilan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, serta KKS Sumenep.

Ketua KKP Kabupaten Sumenep, Herli Wahyudi, menyampaikan bahwa lomba ini tidak hanya sekadar kompetisi, melainkan bagian dari gerakan pelestarian nilai-nilai luhur budaya Madura di kalangan anak-anak.

“Lomba ini menjadi sarana menumbuhkan keberanian dan kemampuan komunikasi sejak dini, sekaligus menggali potensi siswa di bidang seni dan sastra lisan,” ujarnya. 

Herli menegaskan, membangun kecintaan terhadap budaya daerah berarti membangun fondasi karakter bangsa.

“Anak-anak yang mencintai budaya dan bahasa daerah akan tumbuh menjadi pribadi kuat, berakhlak, dan memiliki jati diri yang jelas. Inilah investasi karakter jangka panjang untuk masa depan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH., yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Lomba Acareta yang dianggap mampu menghidupkan kembali semangat budaya dan bahasa daerah di tengah derasnya pengaruh globalisasi.

“Lomba ini adalah wadah menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah, sekaligus melatih kemampuan bercerita, berbahasa, dan berani tampil di depan umum,” ungkapnya.

Menurut Bupati, kegiatan seperti ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.

“Kemajuan teknologi jangan sampai membuat anak-anak melupakan jati dirinya. Melalui Lomba Acareta, kita menanamkan kembali rasa cinta terhadap budaya daerah dan memperkuat karakter mereka,” ujarnya menegaskan.

Lebih lanjut, Bupati menilai kemampuan bercerita tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga memperkuat kecerdasan komunikasi yang menjadi bekal penting bagi masa depan anak-anak.

“Kegiatan ini adalah penyeimbang agar anak-anak tidak kehilangan kedekatan dengan nilai-nilai tradisional dan budaya lokal. Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan berakar kuat pada budaya bangsa,” tandasnya. 

Dengan mengusung tema “Buppa’ Babu’ Guru Rato”, Lomba Acareta tahun ini diikuti 13 peserta dari berbagai SD dan madrasah se-Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Binrohtal, Perkuat Mental dan Spiritual Personel

Ajang ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk tampil percaya diri, mencintai kisah, legenda, serta nilai-nilai luhur daerahnya sendiri.

Adapun para pemenang lomba adalah:

  • Juara I: Bintang Maulidara Izzati (SDN Pajagalan I)
  • Juara II: Hamka At-Tarmidzi (SDN Batang-batang Daya I)
  • Juara III: Enayatul Husaniyah (SDN Marengan Laok I)
  • Harapan I: Meykhaayla Sindiyan (SDN Pangarangan I)
  • Harapan II: Jamilatus Sa’ada (SDN Kasengan II)
  • Harapan III: Shohiba Farah Darain (SDN Lalangon I)
Baca Juga :  Tinjau 91 Command Center, Kapolri dan Panglima TNI Pastikan Kesiapan Personel Jelang KTT ASEAN

Gelaran budaya ini menjadi bukti bahwa Sumenep tidak hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi juga menyiapkan masa depan dengan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berakar kuat pada nilai-nilai budaya bangsa. (REDJAVA****) 

Baca Juga :  Polda Jatim Berhasil Ungkap 28 Kasus TPPO, 41 Tersangka Diamankan

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU