JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep di bawah kepemimpinan AKBP Rivanda, S.I.K., terus berinovasi dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Melalui dua program unggulan bertajuk “Polantas Menyapa” dan “Dikmas Lantas”, jajaran lalu lintas menghadirkan pola edukasi dan pelayanan yang lebih empatik, responsif, dan humanis.
Kegiatan ini digelar serentak pada Kamis, 30 Oktober 2025, di dua lokasi berbeda: Kantor KB Samsat Sumenep dan Simpang Lima Kampung Arab, Kota Sumenep. Program tersebut merupakan bagian dari agenda berkelanjutan bertajuk “Mahameru Lantas”, yang mengusung misi mewujudkan harmoni masyarakat yang empati, responsif, dan unggul dalam berlalu lintas.
Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E., mewakili Kapolres Sumenep, menjelaskan bahwa kedua kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar rutinitas, melainkan gerakan kultural untuk menumbuhkan kesadaran berlalu lintas yang lebih beradab.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bapak Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi ruang empati antara polisi dan masyarakat. Karena itu, kegiatan di KB Samsat tidak hanya berfokus pada pembayaran pajak kendaraan, tapi juga menjadi momentum bagi personel kami untuk menyapa dan memberikan edukasi langsung kepada wajib pajak,” ujar Ninit kepada media ini, Kamis (30/10/2025).
Dalam kegiatan di KB Samsat, personel Regident Satlantas Polres Sumenep turun langsung memberikan informasi terkait prosedur pajak tahunan, kelengkapan administrasi, hingga pentingnya kepatuhan terhadap regulasi lalu lintas. Pendekatan persuasif ini disambut positif oleh masyarakat yang sedang mengurus pajak kendaraannya.
“Pelayanan publik berbasis edukasi adalah bentuk nyata kehadiran Polantas yang humanis. Kami ingin masyarakat merasakan suasana pelayanan yang tidak kaku, tetapi bersahabat dan solutif,” lanjut Ninit.
Sementara itu, di Simpang Lima Kampung Arab, anggota Banit Kamsel Satlantas melaksanakan pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) dengan pendekatan lapangan. Mereka menyampaikan pesan keselamatan kepada pengendara roda dua dan empat agar disiplin menggunakan helm, mematuhi rambu, dan tidak menggunakan gawai saat berkendara.
“Keselamatan di jalan tidak bisa dipaksakan, tetapi harus dibangun dari kesadaran kolektif. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan nilai bahwa tertib berlalu lintas adalah bagian dari tanggung jawab sosial,” tegas Kasat Lantas mengutip pesan Kapolres Sumenep.
Lebih lanjut, AKBP Rivanda melalui Kasat Lantas menekankan bahwa keberhasilan menciptakan Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) tidak hanya bergantung pada pengawasan aparat, melainkan juga partisipasi aktif masyarakat.
“Polantas tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan dan kedewasaan masyarakat untuk bersama menjaga harmoni di jalan raya. Itulah semangat Mahameru Lantas yang kami bangun di Sumenep,” pungkas Ninit.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar, sekaligus mempertegas komitmen Polres Sumenep dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern tanpa meninggalkan sentuhan kemanusiaan. (REDJAVA****)









