Dorong Digitalisasi Pajak, Bapenda Sumenep Gelar Roadshow Monitoring Pembayaran Pajak Non-Tunai di Kecamatan Ganding & Guluk-Guluk

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dorong Digitalisasi Pajak, Bapenda Sumenep Roadshow ke Desa Ganding, Desa Ketapang Larangan Kecamatan Ganding dan.Desa Bekiyong Kecamatan Guluk2

Dorong Digitalisasi Pajak, Bapenda Sumenep Roadshow ke Desa Ganding, Desa Ketapang Larangan Kecamatan Ganding dan.Desa Bekiyong Kecamatan Guluk2

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat reformasi pajak daerah kini menggema hingga ke pelosok desa di Kabupaten Sumenep.

Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pemerintah daerah menggelar roadshow pajak digital dan pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di tiga desa, yakni Desa Ganding dan Desa Ketawang Larangan di Kecamatan Ganding, serta Desa Bakiong di Kecamatan Guluk-Guluk.

Kegiatan yang berlangsung di balai desa masing-masing pada Rabu lalu ini menjadi langkah konkret Bapenda Sumenep dalam mempercepat transformasi sistem pembayaran pajak menuju era digital.

Tidak sekadar sosialisasi, agenda tersebut juga dirancang untuk membangun budaya sadar pajak yang tumbuh dari akar rumput masyarakat pedesaan.

Baca Juga :  Tercepat di Jawa Timur! Manar Navir Antar Sumenep Sabet Medali Emas Pertama di Open Blitar Cup 2025

Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si., hadir langsung memimpin kegiatan. Ia menegaskan bahwa roadshow ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi besar modernisasi tata kelola pendapatan daerah.

“Alhamdulillah, kita kemarin lusa telah melakukan monitoring di tiga desa itu, dan di minggu yang sama juga hadir di Desa Beringin Kecamatan Dasuk,” kata Faruk kepada media ini, Sabtu (11/10/2025)

Menurut mantan Camat Teladan Jawa Timur menyatakan penerapan sistem digital bukan sekadar soal teknologi, melainkan langkah maju menuju pemerintahan yang transparan dan efisien.

Baca Juga :  Ramadhan Penuh Berkah, PJI Sumenep Berbagi Ratusan Takjil

“Pembayaran pajak non-tunai adalah langkah maju menuju Sumenep yang transparan, cepat, dan efisien. Kami ingin warga merasa mudah, nyaman, dan aman dalam menunaikan kewajibannya,” tegasnya.

Selain mengedukasi masyarakat, tim Bapenda juga melakukan pemutakhiran data obyek pajak (PBB) secara langsung di lapangan. Petugas memastikan data lahan dan bangunan warga sesuai kondisi faktual agar kebijakan pajak lebih akurat dan adil.

“Kami ingin setiap jengkal tanah dan setiap bangunan benar-benar tercatat sesuai kenyataan. Dari sana, kebijakan fiskal daerah bisa lebih tepat sasaran dan berpihak pada masyarakat,” jelasnya.

Faruk menekankan, keberhasilan reformasi pajak daerah sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

Baca Juga :  Jaksa Tuntut Penjara Ferdy Sambo Seumur Hidup

Pihaknya berharap kesadaran pajak tumbuh bukan karena kewajiban, tetapi karena rasa tanggung jawab kolektif untuk membangun daerah.

“Dari desa, kita bangun kesadaran fiskal baru. Pajak bukan beban, tapi bentuk partisipasi untuk membangun masa depan Sumenep yang mandiri dan berdaulat secara ekonomi,” tutup Faruk.

Langkah Bapenda Sumenep ini menjadi bukti bahwa transformasi digital dan kesadaran fiskal bisa berawal dari tempat yang sederhana dari balai-balai desa di Ganding, Ketawang Larangan, hingga Bakiong. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru