JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di persimpangan jalan ramai Mapolres Sumenep, Jumat (3/10/2025) pagi, suasana mendadak berbeda. Puluhan relawan dari Komunitas Kita Berbagi Sosial (KBS) berdiri rapi, menyodorkan nasi bungkus kepada para pengendara, tukang becak, hingga petugas kebersihan.
Namun, nasi bungkus itu bukan sekadar makanan. Mereka menamainya “Nasi Bungturat” Nasi Bungkus Tujuan Akhirat. Sebanyak 90 bungkus dibagikan secara cuma-cuma, sederhana, tapi sarat makna.
Ketua KBS Sumenep, Ahmad Sahruddin, menjelaskan, aksi ini bukan hanya sekadar amal sosial, tapi juga jalan menuju nilai kemanusiaan dan spiritualitas.
“Kami menyebutnya Nasi Bungturat karena ini bukan sekadar memberi makan, tapi niatnya juga untuk bekal akhirat. Setiap butir nasi yang dibagikan, semoga menjadi amal jariyah,” ujar Sahruddin.
Nama Bungturat lahir dari kesadaran bahwa kehidupan modern sering membuat manusia lupa berbagi.
“Lewat satu bungkus nasi, kita bisa menyentuh hati seseorang, bahkan mungkin menyelamatkan hari mereka. Bukankah itu juga jalan menuju akhirat?” tambah Sahruddin.
Bagi penerima, kejutan kecil itu menjadi kebahagiaan yang tak terduga. Ada yang tersenyum haru, ada pula yang spontan melontarkan doa tulus untuk para relawan. Kehangatan itu menjadi bukti nyata bahwa kebaikan, sekecil apapun, tidak pernah sia-sia.

Tak hanya itu, KBS Sumenep juga menyiapkan program “Sedikit Darimu, Berarti Untuknya” bagi anak yatim dan piatu. Acara ini akan digelar pada Ahad, 26 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB di Masjid Baitul Amal Desa Talango, Kecamatan Talango, Sumenep. Sedikitnya 25 anak yatim/piatu akan menjadi penerima manfaat.
“Setiap rupiah, setiap bungkus makanan, bahkan setiap botol air mineral yang kita sisihkan, sesungguhnya akan sangat berarti bagi mereka. Sedikit dari kita, bisa jadi begitu besar artinya bagi anak-anak yatim,” kata Sahruddin, menekankan tujuan kemanusiaan di balik program tersebut.
Dalam aksi ini, KBS membuka ruang partisipasi bagi siapa saja yang ingin berdonasi, mulai dari uang saku, nasi kotak, kue box, mie instan, alat tulis, snack, air mineral, beras, hingga teh kotak. Donasi bisa disalurkan melalui rekening BRI 0095.01.030078.53.9 a.n. Kita Berbagi Sumenep atau langsung menghubungi kontak resmi KBS.
“Kami tidak sedang mencari panggung, kami hanya ingin berbagi. Karena hidup yang terbaik adalah yang memberi manfaat bagi orang lain,” tegas Sahruddin.
Bagi Sahruddin, memberi untuk anak yatim adalah salah satu bentuk ibadah paling mulia.
“Sekecil apapun bantuan yang kita berikan, akan kembali kepada kita sebagai kebaikan yang berlipat ganda. Karena tangan yang memberi tidak akan pernah rugi,” imbuhnya.
Gerakan Bungturat dan program anak yatim ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat Sumenep. Dengan satu langkah kecil, seperti memberikan bungkus nasi atau santunan sederhana, bisa menebar kebaikan dan menumbuhkan solidaritas sosial.
“Dengan semangat Bungturat dan Sedikit Darimu, mari kita terus menebar kebaikan. Bisa jadi, satu bungkus nasi yang kita berikan hari ini adalah bekal menuju akhirat, dan satu senyum anak yatim adalah doa yang akan menyertai kita,” pungkas Sahruddin. (REDJAVA****)












