JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Balai Desa setempat, Senin (29/9). Forum tersebut membahas rancangan RKPDes Tahun Anggaran 2026 serta DU RKP Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Camat yang diwakili Kasi PMD, Ketua BPD beserta anggota, Babinsa, Bhabinkamtibmas, seluruh ketua RT, tokoh masyarakat (tomas), dan tokoh agama (toga).
PJ Kepala Desa Pamolokan, Ahmad Zayyadi, menekankan bahwa Musrenbangdes merupakan momentum penting bagi warga untuk terlibat langsung dalam menentukan arah pembangunan desa.
“Pembangunan desa tidak bisa berjalan tanpa partisipasi masyarakat. Karena itu, forum Musrenbangdes ini menjadi wadah agar aspirasi warga benar-benar tersampaikan,” ujar Ahmad Zayyadi.
Menurutnya, pembangunan desa harus mengutamakan kebutuhan mendasar masyarakat. Ia menyebut, usulan yang masuk akan difokuskan pada sektor infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, serta peningkatan layanan sosial.
“Kami ingin setiap program desa tepat sasaran, menyentuh kepentingan bersama, dan memberi manfaat nyata bagi warga,” tegasnya.
Ahmad Zayyadi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dengan semua elemen masyarakat. Ia menilai kolaborasi akan membuat pembangunan lebih efektif.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Desa Pamolokan butuh sinergi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, serta dukungan dari TNI-Polri,” kata dia.
Ia berharap hasil Musrenbangdes kali ini menjadi pijakan kuat dalam menyusun program pembangunan tahun depan.
“Harapan kami, usulan yang disepakati bersama bisa segera diwujudkan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Desa Pamolokan,” tutup Ahmad Zayyadi.
Musyawarah berlangsung kondusif, penuh semangat kebersamaan, serta menunjukkan komitmen Desa Pamolokan dalam mengedepankan transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas pembangunan. (REDJAVA****)











