GOW Sumenep Gencarkan Gerakan Anti Pernikahan Dini, Perempuan Jadi Agen Perubahan

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOW Sumenep Perkuat Gerakan Anti Pernikahan Dini: Perempuan Jadi Agen Perubahan Menuju Generasi Emas

GOW Sumenep Perkuat Gerakan Anti Pernikahan Dini: Perempuan Jadi Agen Perubahan Menuju Generasi Emas

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya menekan angka pernikahan dini terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Sekitar 100 anggota dari berbagai organisasi kewanitaan di Kabupaten Sumenep memadati Kantor TP PKK Sumenep untuk mengikuti Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Anak, kegiatan ini digelar oleh GOW Kabupaten Sumenep yang diketuai Nia Kurnia Fauzi.

Siti Nur Asiyah, sebagai wakil ketua III mewakili Ketua GOW Nia Kurnia Fauzi, menekankan pentingnya peran perempuan sebagai motor penggerak perubahan. Siti Nur Asiyah mengajak peserta untuk menyebarkan pesan sosialisasi ke seluruh jaringan organisasi mereka, sehingga efeknya dapat dirasakan langsung di masyarakat.

“Materi ini jangan berhenti di sini. Terus sebarkan melalui kegiatan, pertemuan, dan komunikasi sehari-hari. Kita harus menjadi teladan di keluarga dan masyarakat agar anak-anak bisa tumbuh dengan pendidikan yang layak, kesehatan terjamin, dan masa depan lebih baik,” ujar Siti Nur Asiyah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, pernikahan dini bukan sekadar persoalan sosial, tetapi juga berisiko menimbulkan masalah kesehatan reproduksi, putus sekolah, hingga kemiskinan baru. Perlindungan terhadap anak-anak, terutama perempuan, menjadi tanggung jawab bersama.

Baca Juga :  Detik-Detik Kebakaran di Depan SPBU Sumenep, Damkar Bergerak Cepat

Acara ini juga dihadiri Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, M.Pd, yang hadir sebagai narasumber. Ia menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan lahir batin, tetapi fondasi bagi terciptanya keluarga sakinah yang sehat, harmonis, dan produktif.

“Kami tidak hanya memberikan layanan administratif pernikahan, tetapi juga edukasi sejak dini. Anak-anak, remaja, hingga calon pengantin perlu bimbingan agar siap secara fisik, mental, dan spiritual membangun keluarga sakinah,” kata Abdul Wasid.

Abdul Wasid memaparkan sejumlah program preventif Kemenag Sumenep, mulai dari Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN), hingga Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Program inovatif seperti KUA Goes to School, Pojok Cinta, Gemini (Gerakan Mencegah Pernikahan Dini), dan Geliat (Gerakan Lajang Indonesia Anti Tergesa Nikah) juga diperkenalkan.

“Semua program ini bukan sekadar sosialisasi. Ini adalah langkah nyata menyelamatkan generasi agar anak-anak Sumenep tumbuh sehat, berpendidikan, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Abdul Wasid.

Kolaborasi lintas sektor juga dijalankan, termasuk dengan BKKBN dan Dinas Kesehatan, melalui pemeriksaan kesehatan calon pengantin di puskesmas. Peserta yang memenuhi syarat akan mendapatkan sertifikat siap nikah dan hamil, sedangkan yang belum akan menerima pendampingan kesehatan lebih lanjut.

Baca Juga :  Tanggapan Positif Pemilih Pemula Pilkada 2024 Menurut Cabdin Sumenep

Abdul Wasid menegaskan, tujuan seluruh program ini adalah terciptanya keluarga sakinah yang berlandaskan keadilan, kasih sayang, musyawarah, dan kemaslahatan umum.

“Keluarga sakinah adalah keluarga yang bahagia lahir batin, penuh ketenangan, dan mampu memberikan kebaikan kepada sesama. Pilar penting bagi masa depan bangsa,” ujarnya.

Melalui kolaborasi GOW, dan program Kemenag, Sumenep menargetkan penurunan signifikan angka pernikahan dini. Jika berhasil, lahirlah generasi emas yang sehat, berpendidikan, berakhlak, dan berdaya saing tinggi dari bumi Sumekep.

“Kalau keluarga sakinah terbentuk, lahirlah generasi emas yang sehat dan berdaya saing. Ini bukan hanya untuk Sumenep, tapi untuk Indonesia,” pungkas Abdul Wasid. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU