Dorongan Publik Menguat, BRIDA Sumenep Diharapkan Lakukan Analisis Nilai Tukar Petani

- Redaksi

Minggu, 31 Agustus 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inyoman Sudirman, Tokoh Masyarakat Dan Petani Rubaru

Inyoman Sudirman, Tokoh Masyarakat Dan Petani Rubaru

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Desakan publik kembali menguat agar Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sumenep segera turun tangan melakukan analisis Nilai Tukar Petani (NTP). Instrumen ini dianggap vital untuk mengukur daya beli petani, sekaligus membaca ketimpangan antara harga jual hasil pertanian dan biaya produksi maupun konsumsi.

Inyoman Sudirman, tokoh yang mendorong kajian tersebut, menegaskan riset NTP tidak boleh lagi ditunda. Ia menyebut, tanpa analisis mendalam, pemerintah akan kesulitan memetakan persoalan mendasar yang menjerat petani di akar rumput.

“Riset NTP itu kunci. Dengan NTP, kita bisa tahu berapa harga yang diterima petani, berapa yang harus mereka bayar, sekaligus memantau fluktuasi harga hasil panen. Itu juga menjadi basis menghitung kontribusi sektor pertanian terhadap pendapatan daerah,” kata Inyoman dalam keterangan tertulis, Minggu (31/08/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, NTP dipandang sebagai instrumen strategis untuk mengukur daya saing produk pertanian. Data tersebut dapat membantu pemerintah menilai mana sektor yang stagnan, mana komoditas yang tertekan, serta langkah yang perlu ditempuh agar kualitas produk lokal bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

“Tanpa NTP, pemerintah akan berjalan dalam kegelapan. Dengan NTP, arah kebijakan lebih jelas mana yang harus diperbaiki dan apa yang mesti diintervensi untuk kepentingan petani,” tambahnya.

Ia juga menyinggung fakta getir bahwa petani kerap mengeluhkan biaya produksi yang tinggi. Mulai dari pengolahan lahan hingga panen, modal yang dikeluarkan begitu besar sehingga banyak petani justru kesulitan mengembalikan biaya, apalagi memperoleh keuntungan.

“Petani kita sering hanya bisa balik modal. Padahal, sektor ini merupakan denyut nadi Sumenep yang wilayahnya terbagi daratan dan kepulauan. Pertanian harusnya jadi tulang punggung pembangunan,” ujarnya.

Inyoman mengingatkan, sektor pertanian di Sumenep punya bobot besar terhadap perekonomian daerah. Kontribusinya mencapai 58,23 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Fakta ini, katanya, menjadi alasan mendesak bagi Pemkab Sumenep melalui BRIDA untuk melakukan riset secara reguler agar data kesejahteraan petani selalu mutakhir.

Baca Juga :  Apel Opgab Sumenep: Sinergi Instansi Dorong Kepatuhan Pajak dan Keselamatan Lalu Lintas

Ia pun menyarankan agar Pemkab tidak hanya bergantung pada data Badan Pusat Statistik (BPS). Menurutnya, BRIDA dengan kapasitas risetnya justru bisa menjadi pelengkap dan pembanding penting bagi data resmi nasional.

“Kalau hanya menunggu BPS, kita jadi pasif. Lebih baik BRIDA juga jalan. Kan hanya malaikat yang tidak pernah salah dalam mencatat data. Pemerintah daerah jangan takut membuat perbandingan, justru itu yang bisa memperkaya kebijakan,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU