Selama Belum Pensiun, Peluang KSAL Laksamana TNI Yudo Margono SE MM Jadi Panglima TNI Terbuka Lebar

Minggu, 26 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono SE MM

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono SE MM

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Pengamat militer dan pertahanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi mengatakan, selama belum memasuki masa pensiun maka peluang Laksamana Yudo Margono untuk menjadi Panglima TNI masih terbuka. Karena jabatan Panglima TNI harus diisi oleh kepala staf atau mantan kepala staf yang masih aktif.

“Selama masa pemerintahan Presiden Jokowi, juga belum pernah ada Panglima dari lingkungan TNI AL. Meski tidak ada ketentuan normatif yang mengharuskan pergiliran di antara ketiga matra, namun hal itu penting untuk dipertimbangkan,” jelasnya.

Khairul menuturkan, peluang Yudo menjadi Panglima TNI terbuka, karena mengacu pada penunjukan Jenderal Andika, Presiden tidak meletakkan usia dan masa aktif sebagai pertimbangan utama. Artinya, pola ini masih mungkin diterapkan juga pada saat penggantian Jenderal Andika tahun depan.

Baca Juga :  Kapolri Instruksikan Jajarannya Bantu Program Pemerintah Turunkan Angka Stunting

“Selain soal ‘chemistry’ dengan Presiden, (meski secara etis kurang baik) komunikasi politik dengan tokoh berpengaruh di sekitar Presiden juga diyakini berkontribusi memperkuat peluang untuk ditunjuk dan mendapat persetujuan parlemen. Kiprah Pak Yudo dan TNI AL belakangan ini menampakkan adanya komunikasi politik yang berjalan untuk menjaga peluang,” paparnya.

Sementara terkait Jenderal Dudung yang sepertinya menjadi ganjalan bagi Yudo untuk menjadi Panglima TNI, Khairul menilai, selama ini Jenderal Dudung cenderung bergerak di luar tupoksi dan kontroversial dalam kiprahnya. Sementara jika melihat profil Andika terutama selama menjabat KSAD, harus diakui bahwa meski banyak kritik terkait upaya pencitraannya, namun kiprahnya masih tetap berada dalam ruang lingkup tupoksi.

“Saya kira Pak Yudo dalam hal ini fokus saja dalam urusan pembenahan internal, membangun kekuatan dan kemampuan TNI AL sembari terus memperkuat komunikasi politik dan publik yang selaras dengan misi yang diemban TNI AL,” tandasnya.

Baca Juga :  Terima Komnas Perempuan, Presiden Dukung Implementasi UU TPKS

Sinyal agaknya kian menguat bagi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono untuk menjadi Panglima TNI selanjutnya. Apalagi Yudo Margono belum lama ini seolah menjalin relasi dengan makna simbolis saat meresmikan penamaan kapal kepresidenan baru, yakni KRI Bung Karno-369.

KSAL tampil hangat bersama Presiden RI Kelima yang juga Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri. Ditambah, sebelumnya Laksamana Yudo juga menyajikan romansa legacy Presiden RI pertama Soekarno saat hari ulang tahun (HUT) Penerbal pada 17 Juni lalu.

Pada kesempatan itu Laksamana Yudo menaiki Jip Land Rover buatan tahun yg sama, kala Bung Karno melakukan pemeriksaan pasukan peresmian Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda Surabaya 12 Agustus 1964 silam KSAL mengungkapkan bahwa semangat Bung Karno merupakan inspirasi bagi segenap prajurit TNI AL yang dipimpinnya.

Baca Juga :  Kapolda Jatim Resmi Kukuhkan Komite Olahraga Polri

Secara khusus, gestur dan jalinan relasi tersebut tampak dibangun berdekatan dengan kian dekatnya pergantian Panglima TNI dari Jenderal Andika Perkasa yang akan purna tugas pada akhir tahun ini.

Polemik internal matra dan antar matra ini mirip sebelum meletusnya peristiwa G30 S PKI. Sudahlah cukup sejarah itu dijadikan pembelajaran, bukan hanya sekedar dijadikan upacara seremonial. TNI harus tetap solid dan sinergis, untuk itu perlu kearifan semua pihak dengan lebih mengedepankan keharmonisan hubungan antar kelembagaan, demi perdamain dan masa depan Bangsa. Stop ego sektoral.(REDJAVA)

Berita Terkait

Edukasi Bela Negara Dikemas Menarik, Yonif TP 931/KJ Sambut 124 Siswa Binar Junior High School Lewat Ketahanan Pangan dan Atraksi Prajurit
GAMAS, Terobosan Menyentuh SDN Pakandangan Sangra: Peran Ayah Jadi Kunci Sukses MPLS
Didampingi Kadisdik, Bupati Sumenep Pantau Langsung MPLS di SMPN 1
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Hari Pertama MPLS di SMAN 1 Ambunten, 230 Siswa Baru Didorong Cepat Beradaptasi dan Berprestasi
Pemkab Sumenep Jadikan Harkopnas 2026 Momentum Perkuat Koperasi dan Dukung Asta Cita Presiden
Mahasiswa UMM Asal Sumenep Gaungkan Gerakan Madura Literat, Ajak Generasi Muda Bangun Budaya Baca Tulis
Rakercab IPNU-IPPNU Sumenep Jadi Titik Balik Kaderisasi Pelajar NU, Tiga Pilar Pendidikan Serukan Kolaborasi

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 18:10 WIB

Edukasi Bela Negara Dikemas Menarik, Yonif TP 931/KJ Sambut 124 Siswa Binar Junior High School Lewat Ketahanan Pangan dan Atraksi Prajurit

Senin, 13 Juli 2026 - 17:41 WIB

GAMAS, Terobosan Menyentuh SDN Pakandangan Sangra: Peran Ayah Jadi Kunci Sukses MPLS

Senin, 13 Juli 2026 - 16:32 WIB

Didampingi Kadisdik, Bupati Sumenep Pantau Langsung MPLS di SMPN 1

Senin, 13 Juli 2026 - 13:14 WIB

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

Senin, 13 Juli 2026 - 12:45 WIB

Hari Pertama MPLS di SMAN 1 Ambunten, 230 Siswa Baru Didorong Cepat Beradaptasi dan Berprestasi

Berita Terbaru