JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep menggelar penyerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 18 Aparatur Sipil Negara (ASN).
Prosesi penyerahan berlangsung khidmat bersamaan dengan upacara pengibaran bendera di Lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, Ahad (17/8/2025).
Satyalancana Karya Satya merupakan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia kepada ASN yang telah mengabdi dengan penuh kesetiaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas kenegaraan.
Para penerima penghargaan tahun ini berasal dari ASN dengan masa pengabdian 10 hingga 20 tahun di lingkungan Kemenag Sumenep.
Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para ASN penerima Satyalancana.
Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menjadi teladan dan pendorong semangat kerja bagi seluruh ASN.

“Penganugerahan ini merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan pengabdian para ASN. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh pegawai untuk meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Suasana upacara peringatan HUT RI ke-80 di Kemenag Sumenep berlangsung penuh semangat nasionalisme. Nuansa merah-putih menghiasi lapangan, diiringi lantunan lagu perjuangan yang menggugah jiwa patriotisme.
Hadir dalam kesempatan tersebut para pejabat struktural, kepala madrasah, kepala KUA, pengawas, penyuluh agama, hingga seluruh ASN di lingkungan Kemenag Sumenep.
“Momentum ini bukan hanya pengingat akan jasa para pahlawan bangsa, tetapi juga cermin pengabdian ASN yang terus berkomitmen meneguhkan pelayanan publik di bidang keagamaan dan pendidikan,” ujarnya.
Abdul Wasid menegaskan bahwa penghargaan tersebut hendaknya dijadikan dorongan moral bagi ASN lain untuk meneladani disiplin, etos kerja, serta loyalitas yang ditunjukkan oleh para penerima Satyalancana.
“Satyalancana ini jangan dianggap sebagai tujuan akhir, tetapi harus menjadi pelecut semangat agar kita semua bekerja lebih ikhlas dan profesional demi masyarakat dan bangsa,” tukasnya. (REDJAVA****)











