JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, kembali mencuri perhatian publik.
Kali ini, orang nomor satu di Kabupaten Sumenep tersebut tampil gagah mengenakan busana adat Nusantara yang sarat makna filosofis. Dengan balutan pakaian berwarna hitam berhiaskan bordir emas, lengkap dengan kain batik dan blangkon khas, sosok Bupati Fauzi memancarkan wibawa sekaligus menegaskan identitas budaya bangsa.
Penampilan Bupati Fauzi ini tidak hanya sekadar seremonial. Lebih dari itu, menurutnya, busana adat merupakan simbol keindonesiaan yang perlu terus dijaga dan dilestarikan, terutama oleh generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pakaian adat bukan hanya hiasan seremonial, melainkan wujud nyata penghormatan kepada leluhur sekaligus pengingat bahwa bangsa ini berdiri di atas fondasi kebudayaan yang agung,” ujarnya, Minggu (17/08/2025)
Ketua DPC PDI-P Sumenep menambahkan, Sumenep yang dikenal sebagai daerah kaya tradisi harus menjadi barometer pelestarian budaya di Madura. Tidak hanya melalui seni, musik, atau tradisi lisan, tetapi juga dalam simbol-simbol keseharian seperti busana adat.
“Dengan menjaga budaya, kita sesungguhnya menjaga jati diri dan harga diri bangsa. Sumenep harus terus meneguhkan diri sebagai pusat kebudayaan yang membanggakan,” jelasnya.
Menurut Bupati Fauzi, kemajuan suatu daerah tidak boleh menggerus nilai-nilai kultural. Sebaliknya, pembangunan harus berpadu harmonis dengan pelestarian tradisi agar masyarakat tetap merasa memiliki akar sejarah dan identitas yang kokoh.
“Modernisasi boleh berjalan, pembangunan harus terus berlanjut. Tapi budaya adalah ruh yang membuat kita berbeda sekaligus istimewa di mata dunia,” tandasnya. (REDJAVA****)








