JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Perang melawan narkoba di Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep pada 2025 ini menetapkan dua desa sekaligus, yaitu Desa Tanjung dan Desa Saronggi, sebagai Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Langkah ini melengkapi program tahun sebelumnya, ketika Desa Kertasada lebih dulu mendapatkan predikat serupa melalui inisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
Kepala BNNK Sumenep, Bambang Sutrisno, mengatakan penetapan Desa Bersinar tidak hanya sekadar seremoni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program ini dirancang untuk menggerakkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, sektor pendidikan, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga komunitas pemuda.
“Tahun lalu Desa Kertasada dibentuk menjadi Desa Bersinar oleh Bakesbangpol, dan tahun ini kami menambah dua desa lagi, yaitu Desa Tanjung dan Desa Saronggi. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menciptakan lingkungan yang benar-benar bersih dari narkoba,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).
Bambang menegaskan, pembentukan Desa Bersinar dibarengi program nyata di lapangan.
Edukasi bahaya narkoba diberikan di sekolah-sekolah, kelompok pemuda dibekali keterampilan pencegahan, dan forum masyarakat dibentuk untuk mengawasi lingkungan masing-masing.
“Tujuan kami adalah memotivasi semua pihak, khususnya remaja dan para pekerja P4GN, agar bersama-sama menjadi benteng melawan penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran kolektif. Tanpa dukungan masyarakat, upaya pemberantasan akan sulit mencapai hasil maksimal.
“Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat penegak hukum. Semua pihak harus bersinergi untuk memperkuat daya tahan desa terhadap ancaman narkoba,” pungkasnya. (REDJAVA****)








