JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Layanan panggilan darurat SiLaPor 112 Kabupaten Sumenep terus membuktikan komitmennya dalam merespons cepat berbagai kejadian darurat yang dilaporkan masyarakat. Pada Jumat (25/7/2025), dua insiden berbeda ditangani dengan sigap: evakuasi hewan liar dan penanganan kebakaran lahan.
“Insiden pertama terjadi di kawasan padat penduduk, tepatnya di Perumahan Trunojoyo Regency Blok D-34, Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep,” kata Kasatpol PP Dan Damkar melalui Kabid Damkar Sugiyanto kepada media ini.
Sekitar pukul 04.54 WIB, seorang warga bernama Fiki melaporkan keberadaan seekor ular yang masuk ke dalam kamar tidurnya. Merasa panik dan khawatir akan keselamatan keluarganya, ia segera menghubungi layanan darurat 112.
“Mendapatkan laporan tersebut, Tim Rescue Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Sumenep langsung diterjunkan ke lokasi. Dengan peralatan lengkap dan standar keamanan, ular tersebut berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban atau kerusakan,” jelasnya.
Masih di hari yang sama, sekitar pukul 14.50 WIB, laporan kedua diterima dari Ibu Sabrina, warga Desa Kasengan, Kecamatan Manding. Ia melaporkan kejadian kebakaran lahan yang terjadi di area belakang Asta Tinggi, persis di depan bangunan milik WPS.
Menanggapi laporan tersebut, tim pemadam kebakaran segera meluncur ke lokasi dan berjibaku memadamkan api agar tidak meluas. Berkat respons cepat dan koordinasi yang solid, api berhasil dikendalikan dan tidak sampai merembet ke pemukiman warga atau bangunan penting di sekitarnya.

“Alhamdulillah yang pertama terkait evakuasi ular di kawasan Marengan Daya, dan yang kedua penanganan kebakaran lahan di Kasengan, Manding. Semua bisa kami tangani dengan baik tanpa korban jiwa,” ungkapnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama di musim kemarau panjang seperti saat ini.
“Kami minta warga tidak sembarangan membakar sampah di area terbuka, karena angin kencang bisa memicu kebakaran. Selain itu, jika melihat atau mengalami kejadian darurat seperti kebakaran atau gangguan hewan liar, segera hubungi SiLaPor 112. Layanan ini gratis dan siaga 24 jam,” pungkasnya.
Sugiyanto juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang mulai aktif melaporkan kejadian-kejadian darurat secara langsung melalui layanan resmi.
SiLaPor 112 sendiri merupakan sistem layanan panggilan cepat milik Pemkab Sumenep yang terkoneksi dengan seluruh unsur penanganan darurat, seperti Damkar, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga BPBD.
Dengan kejadian ini, pemerintah kembali menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan responsif terhadap potensi bencana maupun gangguan ketertiban umum. (REDJAVA****)










