JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, H. Abdul Wasid, secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Sumenep Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Sumenep, pada Rabu (23/07).
Mengusung tema “Penghulu Berdaya, Layanan Berdampak”, Muscab APRI menjadi forum strategis untuk memperkuat peran dan kapasitas penghulu sebagai pelayan publik dalam bidang pernikahan, pembinaan keluarga, dan bimbingan masyarakat Islam.
Dalam sambutannya, Abdul Wasid menekankan bahwa penghulu memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya dalam pencatatan pernikahan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membina ketahanan keluarga dan menciptakan masyarakat yang religius serta harmonis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penghulu adalah garda terdepan dalam pelayanan keagamaan. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi, peningkatan kompetensi, serta inovasi dalam memberikan layanan yang berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan Muscab diikuti oleh seluruh penghulu yang bertugas di wilayah Kabupaten Sumenep. Agenda utama dalam musyawarah ini meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus APRI periode sebelumnya, penyusunan program kerja ke depan, serta pemilihan kepengurusan baru.
Kepala Kemenag Sumenep berharap, melalui forum ini, penghulu di lingkungan Kemenag Sumenep semakin solid dan profesional dalam mengemban tugasnya, sekaligus menjalin kolaborasi aktif dengan berbagai pihak, guna menghadirkan layanan keagamaan yang berkualitas dan humanis.
“Semoga musyawarah ini juga menjadi momentum evaluasi serta konsolidasi organisasi, agar APRI Sumenep terus berkembang menjadi asosiasi yang adaptif terhadap dinamika sosial dan kebutuhan umat,” pungkas Abdul Wasid. (REDJAVA****)









