Penggiat Budaya Apresiasi Revitalisasi Museum Kraton Sumenep: Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Saksi Sejarah

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggiat Budaya Apresiasi Revitalisasi Museum Kraton Sumenep: Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Saksi Sejarah

Penggiat Budaya Apresiasi Revitalisasi Museum Kraton Sumenep: Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Saksi Sejarah

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep dalam melakukan revitalisasi Museum Kraton menuai apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan pemerhati budaya. Salah satunya datang dari Syaiful Anwar, penggiat budaya lokal, yang menilai langkah tersebut sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pelestarian warisan sejarah dan kebudayaan daerah.

“Revitalisasi ini sangat penting, bukan hanya untuk menjaga keaslian arsitektur bangunan, tapi juga untuk merawat nilai-nilai historis yang terkandung di dalamnya,” ujar Syaiful, Senin (15/7/2025).

Ia menekankan bahwa Museum Kraton Sumenep bukan sekadar bangunan tua yang berdiri di jantung kota, melainkan simbol peradaban dan saksi bisu perjalanan panjang Kedipaten Sumenep dari masa ke masa. Oleh karena itu, pelestarian semestinya tidak berhenti pada perbaikan fisik semata, melainkan juga menyentuh aspek-aspek kultural dan edukatif.

“Pelestarian tidak cukup hanya pada aspek infrastruktur. Harus ada upaya serius untuk menghidupkan kembali nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya, seperti dengan kegiatan edukasi, pameran budaya, hingga pelibatan aktif komunitas lokal. Sinergi antara pemerintah dan komunitas budaya menjadi kunci agar museum ini tetap relevan dan hidup di tengah masyarakat,” tambahnya.

Museum Kraton Sumenep selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata sejarah unggulan di Pulau Madura. Revitalisasi yang sedang berlangsung diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap warisan leluhur, terutama di kalangan generasi muda.

“Kalau tidak kita rawat bersama, khazanah sejarah itu bisa hilang ditelan zaman. Maka saya berharap upaya ini terus dijaga konsistensinya, dan lebih dari itu, bisa menjadi titik tolak kebangkitan budaya lokal di era modern,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Apresiasi Ketua IBM untuk Pemkab Sumenep: Kegiatan Anti-Narkoba Berjalan Sukses

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru