JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah rangkaian kegiatan penyaluran bantuan pangan bergizi bagi 54 anak stunting di Kecamatan Kalianget, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, menyempatkan diri meninjau langsung kebun melon hidroponik berbasis green house yang berlokasi di Desa Kalianget Barat, Rabu (09/07/2025).
Kebun tersebut bernama Narada Farm, yang merupakan binaan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kalianget dan dikelola oleh Ika Hosnia Ningsih, seorang Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) yang juga menjadi pelaku usaha agribisnis inovatif.
Sebagai unsur pelaksana teknis dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumenep, BPP Kecamatan Kalianget aktif mendorong berbagai inisiatif produktif di sektor pertanian lokal, termasuk Narada Farm.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Didampingi oleh para pengurus TP PKK Kabupaten Sumenep, Kepala Dinas Perikanan, Camat Kalianget, dan Ketua TP PKK Kecamatan Kalianget, Nia Kurnia Fauzi disambut hangat oleh pemilik kebun sekaligus diajak menelusuri area green house untuk melihat langsung dua varietas unggulan melon yang dibudidayakan, yakni Melon Sweet Lavender dan Melon Inthanon.
Kedua jenis melon tersebut dikenal memiliki keunggulan khas: tekstur daging buah yang renyah serta tingkat kemanisan mencapai 15 brix, menjadikannya sangat diminati pasar buah premium.
Tak hanya unggul dari sisi rasa, proses budidaya hidroponik dalam green house juga menjamin kebersihan dan kualitas hasil panen.

Konsep yang diusung Narada Farm adalah Agriedufarm, yakni perpaduan antara edukasi pertanian dan wisata pertanian.
Pengunjung tidak hanya bisa menikmati buah melon, tetapi juga merasakan langsung pengalaman memetik buah, berfoto di area kebun, hingga belajar mengenal proses pertanian modern. Sesuai slogan mereka: “Pilih melonnya, dapat fotonya, dapat asiknya.”
“Kunjungan ini sangat membanggakan. Di tengah semangat kami menanggulangi stunting melalui perbaikan gizi, kami juga menyaksikan langsung potensi pertanian modern yang dikembangkan oleh putra-putri daerah. Ini bukan hanya inovasi, tetapi juga pemberdayaan,” ujar Nia Kurnia Fauzi saat meninjau kebun Narada Farm.
Ia berharap, kehadiran Narada Farm dapat menjadi inspirasi bagi para petani dan generasi muda di Kabupaten Sumenep untuk terlibat lebih aktif dalam dunia pertanian berbasis teknologi, sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Program seperti ini sangat sejalan dengan misi kami: mendorong ketahanan pangan keluarga, memperkuat edukasi gizi, dan memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan. Semoga Narada Farm terus berkembang dan menjadi model agrowisata edukatif di Kabupaten Sumenep,” pungkas Nia Kurnia Fauzi. (REDJAVA****)









