TP PKK Sumenep Gandeng Dinas Perikanan Salurkan Bingkisan Olahan Ikan untuk 54 Anak Stunting di Kalianget Timur

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TP PKK Sumenep Gandeng Dinas Perikanan Salurkan Bingkisan Olahan Ikan untuk 54 Anak Stunting di Kalianget Timur, Rabu (09/08/2025)

TP PKK Sumenep Gandeng Dinas Perikanan Salurkan Bingkisan Olahan Ikan untuk 54 Anak Stunting di Kalianget Timur, Rabu (09/08/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam upaya percepatan penurunan stunting di wilayah kabupaten ujung timur Pulau Madura.

Bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, TP PKK menggelar kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) di Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Rabu (09/07/2025).

Dalam kegiatan ini, sebanyak 54 anak stunting menerima bingkisan makanan tambahan berbahan dasar ikan yang kaya protein dan gizi.

Bingkisan tersebut dibagikan langsung kepada para penerima manfaat, dengan penyerahan secara simbolis dilakukan melalui kunjungan kepada tiga balita stunting di desa setempat.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, turun langsung mendampingi penyaluran tersebut.

Baca Juga :  FGD TPID Sumenep Bahas Kesiapan Komoditas Strategis Menjelang Nataru

Ia hadir bersama Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep Agus Sulistiyono, S.H., M.H., Camat Kalianget Hakiki, Ketua TP PKK Kecamatan Kalianget, serta perwakilan Puskesmas Kalianget.

Menurut Nia Kurnia Fauzi, kegiatan ini bukan hanya sekadar pembagian makanan, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi kepada para ibu dan keluarga tentang pentingnya asupan gizi yang seimbang, terutama yang bersumber dari ikan.

“Ikan adalah sumber protein hewani yang sangat baik dan mudah dicerna oleh tubuh, terutama bagi balita. Melalui program ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan secara rutin, sebagai salah satu upaya mencegah dan menanggulangi stunting sejak dini,” tutur Nia Kurnia Fauzi kepada media ini.

Istri Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo juga menekankan bahwa program GEMARIKAN perlu didorong tidak hanya sebagai gerakan simbolik, tetapi menjadi bagian dari pola hidup sehat masyarakat sehari-hari.

Baca Juga :  Optimisme Baru di Awal Semester Genap, KKG Gugus 02 Ki Hajar Dewantara Bluto Mantapkan Langkah

Menurutnya, masyarakat harus terus diberikan pemahaman bahwa peran keluarga sangat menentukan dalam upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa mendatang.

“Selain pemberian bingkisan, kami juga memberikan penyuluhan singkat kepada para orang tua tentang manfaat gizi ikan untuk tumbuh kembang anak, khususnya yang mengalami stunting. Harapan kami, intervensi ini bisa menjadi pintu masuk untuk membangun budaya makan sehat berbasis protein lokal,” jelas Nia yang juga anggota DPRD dari F PDI-P Sumenep.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan tenaga kesehatan setempat, yang melihat langsung keterlibatan aktif TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendekatkan program-program pembangunan kepada masyarakat.

“InsyaAllah kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan dan merata di berbagai wilayah, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Sumenep,” pungkas Nia Kurnia Fauzi. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru