JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Wakil Ketua Pusat Pendidikan dan Pelatihan Nasional (Wakapusdiklatnas) Gerakan Pramuka, Kak Laiyin Nento, hadir langsung dalam Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KPD) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur yang digelar di Pondok Pesantren Al Amien Prenduan, Sumenep, Madura, 1–7 Juli 2025.
Kehadiran Kak Laiyin menjadi suntikan semangat bagi 37 peserta yang datang dari berbagai Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Timur, bahkan ada yang berasal dari Merauke, Papua. Dalam arahannya, ia menegaskan peran strategis pelatih pembina dalam membentuk karakter generasi muda.
“Pelatih pembina bukan sekadar pengajar, tapi pembentuk watak dan penggerak perubahan. Jadilah pelatih yang inspiratif, berdedikasi, dan terus belajar sepanjang hayat,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan KPD ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Kwarda Jatim Bidang Bela Negara dan Gudep Perguruan Tinggi, Dr. Zamzami Sabiq Hamid, M.Psi., yang menyoroti pentingnya penguatan kapasitas pelatih sebagai investasi strategis masa depan Pramuka.

“KPD bukan sekadar kursus, tetapi bagian dari investasi strategis untuk masa depan Gerakan Pramuka. Kualitas pembina ditentukan oleh pelatih, dan dari pembina yang baik akan lahir generasi muda yang tangguh,” ujarnya.
Hadir pula Ketua Kwarcab Sumenep Kak Wahyu Kurniawan Pribadi, AP., M.Si., serta Kepala Pusdiklatda Jatim Kak Indawan Setyo, M.Si. Keduanya mengapresiasi antusiasme peserta dan kesiapan panitia dalam menyelenggarakan kegiatan ini.
KPD ini bertujuan mencetak pelatih pembina tingkat dasar yang kompeten, berintegritas, serta mampu mendampingi para pembina gugusdepan secara edukatif dan inovatif. Selama tujuh hari, peserta akan menempuh rangkaian materi dan praktik intensif dengan bimbingan pelatih nasional dan daerah.
Dengan semangat Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan, para peserta diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kwartir dan gugusdepan masing-masing. (REDJAVA****)










