Soal Khilafatul Muslimin, Peace Generation : Harus Buat Tandingan Lawan Ideologi Non-Pancasila

- Redaksi

Selasa, 14 Juni 2022 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendiri Peace Generation Irfan Amalee

Pendiri Peace Generation Irfan Amalee

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Munculnya kelompok Khilafatul Muslimin yang dengan sengaja menyebarluaskan paham khilafah menjadi ancamam terhadap ideologi negara. Kehadiran mereka, dapat menimbulkan perpecahan dan merusak kedamaian di tanah air.

Aktivis yang juga merupakan pendiri Peace Generation, Irfan Amalee mengatakan, fenomena Khilafatul Muslimin ini dapat dilihat dari berbagai macam sudut pandang. Baik itu melalui perspektif hukum, sosial atau pendidikan.

“Kalau perspektif hukum, di Indonesia kan sudah jelas apa hal-hal yang itu tidak sejalan dengan ideologi Pancasila bukan hanya ideologi kekhilafahan ya, ideologi lain yang bertentangan yang itu akan dianggap disintegrasi bangsa, itu negara punya hukumnya sendiri,” kata Irfan, dalam diskusi bertema ‘Pendidikan Toleransi, Bentengi Radikalosme’ yang digelar virtual, Rabu 8 Juni 2022

Namun, jika dilihat dari perspektif sosial dan perspektif pendidikan, kata Irfan, munculnya Khilafatul Muslimin itu merupakan akibat dari abainya bangsa Indonesia mengawasi paham yang bertentangan dengan pancasila. Sehingga, paham-paham non-Pancasila tersebut dapat tumbuh subur seperti sekarang ini.

“Apa yang kita lihat hari ini, itu adalah panen yang kita kita tuai hari ini, yang benihnya pasti Enggak baru kemarin sore, pasti ini udah lama. Dari mana orang-orang ini, kenapa mereka punya ideologi seperti ini, Ini ditanamnya udah lama. Ini yang kita luput kita kaget melihatnya,” ujar Irfan

Baca Juga :  TNI dan HKTI Satukan Visi, Sumenep Siap Jadi Lumbung Pangan Madura

Irfan juga mengatakan, sebenarnya munculnya sikap intoleransi, benih-benih ekstrimisme, benih-benih ideologi yang tidak sejalan dengan Pancasila itu sudah bertebaran di kalangan masyarakat bawah hanya saja fenomena ini kerap luput dari pengawasan.

Untuk menanggulangi hal ini, menurut Irfan perlu adanya gerakan tandingan. Menurut Irfan, perlu juga perlibatan sejumlah Komunitas seperti salah satunya komunitas ‘Ayo Mengajar’ untuk memberikan edukasi dan melawan paham yang tak sejalan dengan Pancasila.

“Kalau perspektif Saya dari dunia pendidikan perdamaian yang kita lakukan, kita harus bikin tandingannya. Makanya inilah yang dilakukan oleh teman-teman Ayo mengajar. Ayo ajarin perdamaian ke semua orang, biar orang enggak tergoda dengan ideologi-ideologi yang bertentangan. Ideologi khilafah, ideologi apapunlah ultranasionalisme, kemudian transnasionalisme yang lain-lain,” ujarnya

Baca Juga :  3 Tahun Kepemimpinan Aba Idi Dan Aba Ab, Sekda Sampang Serahkan Hadiah Pemenang Tiktok Challenge

Fenomena munculnya Khilafatul Muslimin, menurut Irfan, adalah bentuk ketidakpuasan sekelompok masyarakat terhadap Pancasila. Padahal, kata Irfan, Ideologi Pancasila sudah sangat tepat diterapkan di Indonesia.

“Padahal kalau dari perspektif 2 ormas terbesar saja NU dan Muhammadiyah saja sudah final ini, sudah menyatakan itu. Muhammadiyah punya konsep Darul Ahdi Wa Syahadat. Negara ini negara yang sah. kita enggak usah bikin berafiliasi lagi pada kekhilafahan apalah ISIS atau apapun itu,” ujarnya. (REDJAVA)

 

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU