P3EPD Bapenda Sumenep Libatkan UMKM dan QRIS dalam Gerakan Ekonomi Digital Daerah

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid P3EPD Bapenda Sumenep, Suhermanto, SE, ME di Acara HLM TP2DD di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (19/06/2025)

Kabid P3EPD Bapenda Sumenep, Suhermanto, SE, ME di Acara HLM TP2DD di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (19/06/2025)

JAVANETWORK.CO.ID, SUMENEP — Usai sukses menggelar DIGI RAJAFESTA 3.0 yang berfokus pada sosialisasi digitalisasi bersama pelajar dan guru SMAN 1 Sumenep, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep kini melangkah lebih konkret.

Melalui Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pendapatan Daerah (P3EPD), Bapenda menggelar High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kamis (19/6/2025) kemarin.

Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH dan dihadiri Kepala Bapenda Faruk Hanafi, S.Sos, M.Si, Kadis Kominfo Indra Wahyudi, perwakilan BI Jawa Timur di Surabaya, serta para pelaku UMKM dari kawasan Taman Tajamara dan pelaku UMKM Pasar Minggu Sumenep.

Digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, kegiatan ini menandai fase implementatif dari agenda digitalisasi ekonomi daerah, khususnya pada sektor riil.

Para pelaku UMKM Pasar Minggu dan dari kawasan Taman Tajamara diajak berdialog langsung dan mengikuti simulasi transaksi non-tunai berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Jika pada DIGI RAJAFESTA 3.0 digitalisasi masih sebatas pengenalan konsep, sosialisasi, dan edukasi umum, maka High Level Meeting TP2DD ini menjadi momen turun lapangan untuk memastikan pemanfaatan teknologi digital benar-benar menyentuh praktik usaha sehari-hari.

“Digitalisasi bukan wacana. Tidak cukup hanya dengan festival. Kami ingin pelaku UMKM benar-benar bisa mengakses, memahami, dan memanfaatkan sistem pembayaran digital. Hari ini adalah buktinya,” kata Suhermanto kepada media ini, Jumat (20/06/2025).

Ia menyampaikan bahwa digitalisasi transaksi melalui QRIS akan memperluas peluang pembiayaan, menciptakan rekam jejak keuangan yang kredibel, dan membuka akses pelaku usaha kecil untuk terlibat dalam ekosistem ekonomi formal dan pengadaan barang/jasa pemerintah.

“UMKM yang sudah digital akan lebih dipercaya oleh lembaga keuangan, lebih efisien dalam transaksi, dan punya peluang naik kelas,” ujarnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para pelaku UMKM. Selain memberikan apresiasi atas pendampingan digital dari pemerintah, mereka juga berharap kegiatan ini berlanjut dalam bentuk pelatihan teknis, pendampingan intensif, dan fasilitasi onboarding ke ekosistem QRIS.

Baca Juga :  Gerak Cepat Pemkab Sumenep Datangi Sumur Bor Berbau Minyak di Desa Batang-Batang Laok

Acara ditutup dengan simulasi langsung transaksi digital menggunakan QRIS, yang tidak hanya bersifat edukatif, tapi juga sebagai validasi kesiapan pelaku usaha lokal dalam menyongsong era ekonomi digital.

“Melalui TP2DD, Pemkab Sumenep menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha adalah fondasi penting membangun ekonomi daerah yang tangguh, adaptif, dan berbasis teknologi,” pungkas Suhermanto. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan
Istighatsah Jadi Awal Semarak HUT ke-81 RI, Kemenag Sumenep Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia
Korban Tenggelam di Giligenting Ditemukan, Polresta Sumenep Pastikan Penanganan Sesuai SOP
Pemkab Sumenep Perkuat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Lewat Posko Tanggap Darurat
Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata
Wabup Sumenep Pimpin Rakor Forkopimda, Salurkan Bantuan dan Pastikan Korban Kapal Terbakar Dilayani Maksimal
Ribuan Anak PAUD Bakal Semarakkan Gebyar PAUD Ceria 2026, Dinas Pendidikan Sumenep Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini
Wabup Sumenep Sebut Lomba HUT ke-81 RI Perkuat Sinergi dan Semangat Kerja ASN

BERITA TERKAIT

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:56 WIB

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Istighatsah Jadi Awal Semarak HUT ke-81 RI, Kemenag Sumenep Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Korban Tenggelam di Giligenting Ditemukan, Polresta Sumenep Pastikan Penanganan Sesuai SOP

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Lewat Posko Tanggap Darurat

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata

BERITA TERBARU