NEGARA DONGENG

Selasa, 17 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahrus Ali Kanan Jurnalis Olahraga Sumenep

Mahrus Ali Kanan Jurnalis Olahraga Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.OPINI – Jika olahraga adalah panggung perjuangan, maka Komisi IV DPRD Sumenep tampaknya lebih memilih duduk di bangku penonton menikmati lakon tanpa pernah ikut menulis skenario. Sebab, perhatian mereka terhadap dunia olahraga nyaris tak tampak.

Seperti hidup di negara dongeng, di mana segalanya penuh kata-kata, minim aksi, dan lebih banyak drama ketimbang solusi.

Komisi yang seharusnya punya fungsi kontrol itu kini tak ubahnya celurit tumpul tajam dalam pernyataan, tapi tak pernah menyentuh akar masalah. Sorotan terhadap minimnya anggaran Porprov 2025 dan perjuangan atlet yang terseok tanpa dukungan, seharusnya menjadi tamparan. Namun, alih-alih peka, Komisi IV justru sibuk menyusun narasi yang indah di media, bukan di lapangan nyata.

Baca Juga :  Refleksi Akhir 2025, Bupati Fauzi Paparkan Capaian Nasional Kabupaten Sumenep

Mereka baru turun setelah gelombang kritik datang, itupun setengah hati. Pilih-pilih isu, hanya menanggapi yang dianggap menguntungkan citra. Maka tidak berlebihan jika publik menyebut mereka hidup di “negara dongeng” negara di mana kritik adalah basa-basi, dan respon hanyalah ilusi untuk memenuhi kewajiban tampil.

Lebih menyedihkan, ketika komentar mereka sekadar untuk menggugurkan kewajiban agar tak disebut anti media. Padahal, kenyataan di bawah jauh dari cerita yang dikarang. Atlet masih berjuang tanpa kepastian, pengurus cabang olahraga memutar otak mencari dana, sementara para wakil rakyat itu sibuk merangkai narasi agar disebut peduli.

Baca Juga :  Ini Lima Jenis Obat Sirup Yang Ditarik Dari Peredaran Oleh BPOM

Lantas, dongeng apalagi yang akan ditulis? Tentang keberpihakan palsu? Atau tentang peran yang sebenarnya tak pernah dimainkan?

Publik kini butuh wakil rakyat yang hadir bukan hanya saat kamera menyala, tapi juga saat keringat atlet menetes di lapangan latihan. Sebab, di dunia nyata bukan di negara dongeng perubahan lahir dari keberanian bersikap, bukan dari narasi yang penuh basa-basi. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Di Momentum Maulid Nabi, PPDS Sumenep Sampaikan Terima Kasih kepada Achmad Fauzi Wongsojudo

Penulis : Mahrus Ali Jurnalis Olahraga Sumenep, Selasa 17 Juni 2025

Editor : REDJAVA

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 17:00 WIB

Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Berita Terbaru