JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Komitmen terhadap pelestarian lingkungan kembali ditegaskan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura melalui program bertajuk Green Legacy 2025. Menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, mahasiswa UNIBA melakukan aksi penanaman bunga di lingkungan Sekolah Yayasan Assyafi’iyah, Kecamatan Lenteng, Jumat (13/6).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan, tetapi juga bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Lewat Green Legacy 2025, BEM UNIBA Madura berupaya mewariskan nilai-nilai cinta lingkungan kepada generasi penerus.
“Menjadi pelajar bukan sekadar belajar di kelas, tapi juga bertanggung jawab atas keberlangsungan bumi. Kami ingin memulai dari hal-hal sederhana seperti menanam bunga atau menjaga kebersihan sekitar, hingga membangun gerakan kolektif yang berdampak luas,” ujar Rofiqul, Presiden Mahasiswa UNIBA Madura.
Inisiatif mahasiswa ini mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep, Arif Susanto. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam pelestarian lingkungan menjadi bukti bahwa kepedulian ekologis telah tumbuh di kalangan anak muda.
“Kami sangat mengapresiasi langkah mahasiswa UNIBA. Ini sejalan dengan program pelestarian lingkungan yang terus kami dorong di Sumenep. Mahasiswa adalah agen perubahan, dan semangat mereka memberi harapan bahwa gerakan cinta lingkungan akan terus berlanjut di masa depan,” kata Arif.
Melalui Green Legacy 2025, BEM UNIBA berharap mampu menginspirasi komunitas pendidikan lainnya, khususnya di Kabupaten Sumenep, untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini. Warisan hijau ini diharapkan tidak berhenti di satu titik, tapi menjalar menjadi gerakan bersama untuk Indonesia yang lebih lestari. (REDJAVA/****)












