JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Olahraga biliar tengah menikmati masa keemasan baru di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Jika dulu biliar kerap terpinggirkan oleh stigma, kini olahraga ini menjelma menjadi arena prestasi yang mulai digemari, khususnya oleh kalangan muda.
Fenomena ini tampak jelas dari meningkatnya jumlah tempat biliar di berbagai sudut kota. Sejumlah spot seperti Probet, MBS, dan The Sport menjadi magnet bagi pecinta biliar. Selain ketiga nama tersebut, sejumlah tempat lain juga turut meramaikan geliat olahraga ini, menandai bahwa biliar mulai mendapat tempat di hati masyarakat.
Transformasi citra biliar menjadi olahraga yang positif dan berprestasi bukan terjadi secara instan. Butuh waktu dan proses panjang untuk mengikis pandangan miring yang kerap melekat. Kini, masyarakat mulai memahami bahwa biliar bukan sekadar hiburan malam atau aktivitas kasual, melainkan olahraga yang mengasah konsentrasi, ketenangan, dan kemampuan berpikir strategis.
Sebagai jurnalis yang juga menyelami dunia biliar, saya menyaksikan sendiri bagaimana meja biliar bisa menjadi titik awal lahirnya kedisiplinan, kecermatan, bahkan karakter seorang juara. Di tangan yang tepat, biliar bisa menjadi jembatan pembentukan mental atlet muda yang tangguh dan fokus.
Dengan dukungan fasilitas yang kian baik dan antusiasme masyarakat yang terus meningkat, inilah momentum yang tidak boleh disia-siakan. Sudah saatnya biliar mendapat porsi pembinaan yang lebih serius dari pemangku kebijakan dan komunitas olahraga. Event-event kompetitif yang digelar secara rutin, pelatihan terstruktur, hingga pembentukan klub lokal bisa menjadi fondasi tumbuhnya atlet biliar berkelas dari Bumi Sumekar.
Sumenep menyimpan potensi besar di balik geliat meja hijau ini. Yang dibutuhkan kini adalah kesungguhan semua pihak untuk menjadikan biliar sebagai bagian dari ekosistem prestasi daerah, bukan sekadar tren sesaat. Karena dari sinilah, juara-juara masa depan bisa lahir. (REDJAVA****)
Penulis : Oleh Mahrus Ali Jurnalis Olahraga
Editor : REDJAVA












