JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP –
Dalam rangka memperkuat pembinaan dan pemberdayaan terhadap organisasi kemasyarakatan (Ormas).
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Penegakan Hukum untuk Memperkuat Sinergi Cegah Aksi Premanisme Berkedok Organisasi Kemasyarakatan”.
Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Manding dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), sebagai bagian dari upaya sinergis lintas sektor dalam menjaga kondusivitas dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sumenep, Selasa (20/05/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sumenep, Drs. Achmad Dzulkarnain, M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan Ormas berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 bertujuan untuk memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan nasional.
“Ormas harus menjadi mitra pemerintah yang konstruktif, bukan alat kepentingan kelompok tertentu apalagi digunakan sebagai sarana intimidasi dan praktik premanisme yang meresahkan,” ujar Dzulkarnain.
Beliau juga menyampaikan bahwa akhir-akhir ini terdapat sejumlah indikasi penyalahgunaan nama Ormas untuk melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai sosial dan hukum yang berlaku, termasuk upaya pemaksaan kehendak yang dapat mengganggu stabilitas sosial masyarakat.
“Oleh karena itu, penting bagi semua elemen, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun masyarakat, untuk bersinergi dalam melakukan pencegahan dan pengawasan secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Bakesbangpol Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus melakukan edukasi, pembinaan, serta pengawasan terhadap seluruh Ormas yang telah terdaftar secara resmi.
Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap organisasi tetap berjalan dalam koridor hukum dan etika sosial, serta tidak menyimpang dari tujuan awal pendiriannya.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga marwah organisasi kemasyarakatan sebagai kekuatan sosial yang positif, bermartabat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya. (REDJAVA****)










