Pengawas Koperasi Ahli Muda Diskop UKM Perindag Sumenep Paparkan Nilai Inklusif Koperasi Merah Putih di Desa Talaga

- Redaksi

Rabu, 7 Mei 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengawas Koperasi Ahli Muda Diskop UKM Perindag Sumenep Paparkan Nilai Inklusif Koperasi Merah Putih di Desa Talaga

Pengawas Koperasi Ahli Muda Diskop UKM Perindag Sumenep Paparkan Nilai Inklusif Koperasi Merah Putih di Desa Talaga

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah gempuran ekonomi global dan tantangan ketimpangan sosial, sebuah harapan baru tumbuh di Desa Talaga, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.

Lewat tangan-tangan warga dan pengelolaan yang partisipatif, Pemerintah Desa Talaga resmi melahirkan Koperasi Merah Putih simbol gotong royong dan semangat kemandirian ekonomi yang menyatu dalam denyut kehidupan masyarakat desa.

Kelahiran koperasi ini bukan sekadar rutinitas kelembagaan, melainkan manifestasi dari cita-cita kolektif untuk membangun ekonomi dari bawah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang digelar Rabu (7/5) di pendopo balai desa, hadir para pemangku kepentingan: Camat Ganding Abdul Khalid, jajaran DPMD Sumenep, Kepala Desa Talaga Abd Hadi beserta perangkat, unsur BPD, dan tentunya, calon anggota koperasi.

Baca Juga :  Lintas Asosiasi Wartawan Sumenep, Sukses Gelar Event Permainan Tradisional Lato-Lato

Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi UKM Perindag Kabupaten Sumenep, Moh Bahar, tampil sebagai penutur utama dalam forum tersebut.

Dalam paparannya yang lugas namun membumi, Bahar menekankan bahwa koperasi sejatinya adalah roh dari ekonomi kerakyatan, ia hidup dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

“Koperasi bukan sekadar badan usaha. Ia adalah kumpulan orang-orang yang bersatu dalam visi dan semangat kekeluargaan. Di situlah letak kekuatannya,” ujar Bahar.

Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih di Desa Talaga bukan hanya soal membentuk organisasi, melainkan membangun peradaban ekonomi baru yang berakar dari nilai-nilai lokal: inklusivitas, partisipasi, dan tanggung jawab sosial.

Koperasi Merah Putih, kata Bahar, mengedepankan model kepemimpinan yang terbuka dan egaliter. Salah satu yang menjadi sorotan adalah keterlibatan perempuan dalam struktur organisasi. Hal ini menjadi simbol bahwa koperasi ini milik semua, bukan hanya segelintir.

“Strukturnya terdiri dari ketua, dua wakil ketua masing-masing bidang usaha dan keanggotaan serta sekretaris dan bendahara. Semua dipilih berdasarkan komitmen dan kesediaan bekerja bersama, bukan karena kedekatan pribadi,” tegasnya.

Menariknya, Kepala Desa setempat turut dipercaya sebagai koordinator pengawas, yang menunjukkan sinergi kuat antara kelembagaan desa dan institusi ekonomi rakyat.

Baca Juga :  Gercep Rutan Sumenep Rujuk WBP ke RSUD, Berikan Pelayanan Kesehatan Optimal

Bahar juga memaparkan bahwa kekuatan koperasi akan ditopang dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota. Inilah modal sosial sekaligus finansial pertama yang harus dijaga dengan kedisiplinan dan kejujuran tinggi.

Tak hanya berhenti di sana, Koperasi Merah Putih juga berpeluang besar mendapat dukungan dari pemerintah. Bahar memastikan, jika dikelola dengan baik dan transparan, koperasi ini bisa menjadi mitra strategis dalam program pemberdayaan ekonomi skala desa maupun kabupaten.

“Insyaallah, ke depan Koperasi Merah Putih akan mendapat bantuan dari pemerintah. Tapi tentu saja, itu harus dibarengi dengan komitmen pengelolaan yang profesional dan akuntabel,” ungkapnya.

Di penghujung arahannya, Bahar menutup dengan harapan besar. Bahwa Talaga, desa kecil di lereng Sumenep, bisa menjadi pelopor model koperasi yang mandiri, tangguh, dan berdampak luas.

“Koperasi bukan hanya soal dagang dan simpan-pinjam. Ia adalah jalan panjang menuju keadilan ekonomi. Dan Talaga telah memulainya,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU