Mengentaskan Kemiskinan, Alumni SMANSA Sumenep Serukan Revolusi Ekonomi untuk Bangkitkan Madura

- Redaksi

Senin, 28 April 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Jakfar Sadik, S.E., M.E., pengamat ekonomi dan dosen Universitas Trunojoyo Madura (UTM), yang juga Alumni SMANSA 93 dan putra asli Saronggi, Sumenep

Dr. Jakfar Sadik, S.E., M.E., pengamat ekonomi dan dosen Universitas Trunojoyo Madura (UTM), yang juga Alumni SMANSA 93 dan putra asli Saronggi, Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.MADURA – Tingginya angka kemiskinan di Madura kembali menjadi sorotan tajam. Empat kabupaten di Pulau Garam tersebut — Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep masih berada di daftar 10 besar daerah termiskin di Jawa Timur.

Dr. Jakfar Sadik, S.E., M.E., pengamat ekonomi dan dosen Universitas Trunojoyo Madura (UTM), yang juga putra asli Saronggi, Sumenep, menyerukan perlunya langkah revolusioner untuk membalikkan keadaan ini.

“Berdasarkan data BPS tahun 2024, tingkat kemiskinan di Bangkalan mencapai 18,66 persen, Sampang 20,83 persen, Pamekasan 13,41 persen, dan Sumenep 17,08 persen. Ini jauh di atas rata-rata provinsi yang hanya 9,56 persen,” kata Jakfar, Senin (28/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Madura harus mengoptimalkan potensi lokal, khususnya sektor pertanian, dengan penerapan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Pastikan Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran, Minta Pengawasan Diperketat

Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan lahan subur, ketergantungan pada curah hujan, dan penggunaan teknik pertanian tradisional yang kurang efisien.

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan pola lama. Sentuhan teknologi akan menjadi game changer,” tegasnya.

Jakfar juga menyoroti persoalan serius lainnya: banyaknya anak muda Madura berbakat yang memilih berkarier di luar pulau, sehingga memperlemah struktur ekonomi desa.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Ajak Pelajar SMAN 1 Jadi Generasi Tangguh dan Taat Hukum

Sebagai putra daerah dan alumni SMANSA 93 Sumenep, ia menaruh harapan besar untuk perubahan nyata di tanah kelahirannya.

Ia menekankan pentingnya investasi di sektor pertanian modern, pelatihan berbasis teknologi, dan penciptaan iklim usaha yang menarik bagi generasi muda.

“Madura harus berani berubah. Sudah waktunya Madura bangkit sebagai kekuatan ekonomi baru,” pungkasnya penuh semangat. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU