Menyusuri Jejak Pajak di Balik Debur Ombak, Ketika Bapenda Sumenep Merangkul Pinggiran Demi PAD

Sabtu, 26 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pendataan Pajak Bapenda Sumenep Bersama Pengelola Wisata Pantai Sembilan dan Sekcam Giligenteng

Tim Pendataan Pajak Bapenda Sumenep Bersama Pengelola Wisata Pantai Sembilan dan Sekcam Giligenteng

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semilir angin laut menyapu wajah saat matahari mulai condong ke barat.

Di antara hembusan sejuk di Pantai Badur, sekelompok orang berseragam menyusuri jalur pasir yang akrab dijejak para pelancong.

Namun mereka bukan wisatawan. Mereka adalah Tim Pendataan Bidang E3EPD Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep

Ia membawa misi penting: menyentuh denyut ekonomi wisata dari bawah, dari akar terdalam, demi menghadirkan keadilan pendapatan daerah.

Dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bidang Pengendalian dan Evaluasi Daerah Bapenda Sumenep, Eko Sulistyo, S.Sos., tim ini tak sekadar membawa formulir dan perangkat kerja.

Mereka membawa harapan: bahwa pendataan objek pajak bisa menjadi pintu masuk menuju sinergi, kepercayaan, dan pembangunan yang berkelanjutan.

“Di minggu ke tiga bulan ini, hari pertama kami mendatangi Pantai Badur. Alhamdulillah, sambutannya sangat hangat,” ujar Eko kepada media ini, Sabtu (26/04/2025).

Sambutan hangat itu datang dari Pemerintah Desa Badur, yang menerima tim dengan nuansa kekeluargaan di Balai Desa. Tak lama berselang, tim bergerak ke lokasi wisata.

Baca Juga :  Presiden Ucapkan Selamat Hari Buruh Internasional 2023

Di sana, mereka menyaksikan lebih dari sekadar panorama pantai mereka melihat jerih payah warga dalam menghidupkan ekonomi lokal.

Dari jasa parkir hingga warung kecil, dari penjaga pantai hingga pemandu lokal semuanya adalah denyut ekonomi rakyat yang kerap luput dalam rapat-rapat strategis pemerintah.

Selang satu hari, tim melanjutkan perjalanan menuju tantangan yang lebih besar: kepulauan. Pantai Sembilan, permata wisata di Kecamatan Giligenting, menjadi tujuan berikutnya.

Baca Juga :  Tebar Edukasi Keselamatan, Satlantas Polres Sumenep Hadir di Pesantren

Dengan semangat yang sama, tim menyebrangi laut, membawa niat yang tak berubah: mendengar, mencatat, dan merangkul.

Didampingi oleh Sekretaris Camat Giligenting, Dayat, tim disambut hangat oleh Sutlan, pengelola Pantai Sembilan.

Tak ada sekat, tak ada protokol kaku. Yang hadir justru tawa dan keakraban. Tapi di balik candanya, terselip pesan yang dalam.

“Saya berharap Bapenda bisa mengundang semua pengelola wisata di kabupaten ini. Kita duduk bersama, menyatukan visi,” ujar Sutlan, penuh harap.

Harapan itu langsung disambut Eko Sulistyo dengan komitmen. Ia menjelaskan bahwa Bapenda tengah menyiapkan Forum Pengelola Wisata yang akan digelar pada Mei 2025 mendatang.

Forum itu bukan sekadar ajang temu muka, tetapi panggung berbagi ide, kendala, dan solusi.

Baca Juga :  Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Raih Penghargaan Pejabat Penggiat Literasi Nasional 2025

“Kami ingin menghadirkan pemerintah lewat pendekatan yang manusiawi. Bahwa pajak bukan untuk menekan, melainkan untuk memberdayakan. Dan tidak ada pembangunan tanpa mendengar suara mereka yang di pinggiran,” tandasnya.

Langkah ini menjadi penanda perubahan paradigma: dari pendekatan administratif ke pendekatan kultural. Dari instrumen fiskal menjadi alat membangun kepercayaan. Dari sekadar angka menjadi urusan rasa.

Di Sumenep, pariwisata bukan sekadar destinasi. Ia adalah napas ekonomi rakyat warung ibu-ibu, perahu nelayan, pemandu lokal, dan pelaku UMKM yang hidup dari denyut wisata.

Ketika pemerintah hadir bukan hanya sebagai pemungut, tetapi sebagai sahabat saat itulah keadilan fiskal mulai tumbuh. (REDJAVA)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru