JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Cabang Sumenep, Dr. Zamzami Sabiq, M.Psi., tampil sebagai narasumber kunci dalam Latihan Instruktur (LATIN) dan Latihan Pelatih (LATPEL) yang digelar Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Sumenep, Jumat (25/4).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan intensif selama empat hari (24–27 April 2025) yang dipusatkan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Batuan.
Sebanyak 26 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur mulai Lumajang, Sidoarjo, Surabaya, hingga Madura Raya terlibat aktif dalam forum kaderisasi ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fokus utama pelatihan tak sekadar pada penguatan metodologi kaderisasi, namun juga pada pemahaman mendalam tentang psikologi perkembangan remaja.
Dalam sesinya, Dr. Zamzami menggarisbawahi bahwa keberhasilan kaderisasi sangat ditentukan oleh sensitivitas instruktur terhadap dinamika kejiwaan remaja.

“Masa remaja adalah masa rawan, penuh pencarian identitas dan ledakan emosi. Jika para pembina tidak memiliki pemahaman psikologis yang memadai, maka pembinaan akan kehilangan arah,” tegasnya.
Ia juga menyoroti perubahan lanskap sosial remaja di era digital yang menuntut pendekatan baru dalam pembinaan.
“Remaja kini tumbuh dalam dunia yang hiperaktif secara digital. Cara lama tak lagi relevan. Dibutuhkan pendekatan yang empatik, personal, dan berbasis pemahaman psikologi,” ujarnya.
Menurutnya, kader IPNU-IPPNU harus melampaui sekadar menjadi pelatih teknis. Mereka dituntut menjadi role model yang memahami aspek afektif dan batiniah peserta didik.
“Mereka yang memahami cara kerja emosi dan pikiran remaja akan lebih mampu membentuk karakter ketimbang sekadar menyampaikan materi,” pungkasnya.
Kegiatan LATIN dan LATPEL ini diharapkan menjadi titik tolak baru dalam penguatan kualitas kaderisasi pelajar NU di Jawa Timur, dengan pendekatan yang lebih holistik menggabungkan wawasan ideologis, metodologis, dan psikologis. (REDJAVA****)








