Ketika Keris Bicara: Sumenep Bawa Pusaka Adiluhung ke Panggung Tosan Aji Nasional

- Redaksi

Selasa, 15 April 2025 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner Helmi Art Museum Sumenep Helmi

Owner Helmi Art Museum Sumenep Helmi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Sebuah panggung budaya yang penuh aura magis siap mengguncang nusantara. Brawijaya Tosan Aji Fest 2025 bukan sekadar pameran benda pusaka, melainkan ajang sakral yang menyatukan roh leluhur, nilai tradisi, dan semangat pelestarian warisan budaya Indonesia.

Bertempat di Gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya Malang, festival ini akan berlangsung pada 18 hingga 20 April 2025 dan digadang menjadi episentrum kebangkitan peradaban keris di tanah air.

Yang menarik perhatian adalah keikutsertaan Kabupaten Sumenep, daerah yang telah lama dijuluki sebagai “Kota Keris”, karena kontribusinya yang luar biasa dalam jagat perkerisan Nusantara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk pertama kalinya, dua keris legendaris milik pribadi Bupati Sumenep akan diperlihatkan kepada publik: Keris lurus pamor Junjung Drajat Ngulit Semongko dan Keris lurus pamor Sersan, dua pusaka yang tak hanya bernilai artistik tinggi, tetapi juga sarat makna filosofis dan spiritual.

Baca Juga :  Cek Kesiapan Armada Bus, Satlantas Polres Sumenep Pastikan Bus Layak Jalan Jelang Lebaran 2023

Kehadiran Sumenep ini diundang secara resmi oleh panitia melalui surat bernomor 06.050/SPm/SS/BM/IV/2025. Meski tanpa dukungan

logistik maupun akomodasi, komitmen untuk ambil bagian dalam panggung nasional ini tetap dipegang teguh.

Di balik layar, sosok Edi Purwanto bertindak sebagai penanggung jawab acara, bersama Rizal Nur Alfian selaku Ketua Pelaksana, yang mengorkestrasi event ini dengan visi besar: menjadikan keris sebagai simbol kebangkitan jati diri bangsa.

Tak ketinggalan, Helmy, pemilik Helmy Art Museum Sumenep museum yang dikenal dengan koleksi kerisnya yang langka dan orisinal menyatakan dukungan penuh terhadap acara ini.

“Inilah momentum emas untuk mempertegas eksistensi keris sebagai artefak budaya adiluhung. Kita tidak hanya berbicara tentang benda, tetapi tentang sejarah, filosofi, dan ruh peradaban yang hidup di dalamnya,” ungkap Helmy kepada media ini, Selasa (15/4).

Helmy melanjutkan, bahwa keris bukan sekadar senjata pusaka, melainkan manifestasi dari kecerdasan spiritual, kekayaan simbolik, dan kebesaran nilai-nilai kearifan lokal.

“Keris adalah kitab bisu yang menyimpan jejak peradaban. Dalam setiap lekuknya, dalam setiap pamornya, ada pesan moral, nilai kepemimpinan, bahkan doa-doa leluhur yang membimbing arah bangsa ini. Sayang sekali jika generasi muda tidak lagi mengenalnya,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan keris perlu diangkat tidak hanya sebagai benda museum, tetapi sebagai identitas budaya yang hidup dan dinamis.

“Melalui festival ini, kami berharap anak-anak muda bisa melihat keris bukan hanya sebagai warisan masa lalu, tetapi sebagai inspirasi masa depan. Keris itu estetik, filosofis, dan punya nilai kebangsaan yang kuat. Jangan sampai warisan ini hanya tinggal dalam katalog koleksi,” pungkasnya.

Dalam festival nanti, koleksi keris yang akan ditampilkan berasal dari berbagai kalangan: dari museum, empu, hingga kolektor nasional.

Baca Juga :  Rutan Sumenep Gelar Skrining Penyakit TBC Kepada 345 WBP

Puncaknya, acara ini juga akan menjadi saksi pencanangan Hari Keris Nasional dan prosesi penyerahan Keris Pusaka Kanjeng Kiai Garuda Nuswantara, simbol pemersatu budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Lebih dari sekadar ajang budaya, Brawijaya Tosan Aji Fest 2025 adalah panggilan nurani bagi bangsa ini: untuk kembali menengok akar, menimba hikmah dari leluhur, dan meneguhkan keris sebagai warisan yang tidak hanya dipamerkan, tapi diwariskan.(REDJAVA****)

Baca Juga :  Lomba Kerapan Sapi Kapolres Cup 2023 Dibuka Kapolres Edo, Sambut HUT Bhayangkara ke-77

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU