Pasca Penutupan Sementara, Gekrafs Pamekasan Desak Bupati Ambil Sikap Tegas Soal Penataan Eks PJKA Tapsiun

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gekrafs Pamekasan Basri

Ketua Gekrafs Pamekasan Basri

JAVANETWORK.CO.ID.PAMEKASAN – Penutupan kawasan Eks PJKA Tapsiun Pamekasan menuai reaksi keras dari Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Pamekasan.

Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten segera mengambil langkah strategis dan tegas dalam menata ulang keberadaan para pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak.

Ketua Gekrafs Pamekasan, Basri, menilai penutupan kawasan itu sangat memukul perekonomian para pelaku usaha mikro.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Pemkab tidak cukup hanya menutup lokasi, namun harus hadir memberikan solusi nyata.

“Kami mendesak Pemkab Pamekasan untuk segera bersikap. Para PKL di Eks PJKA Tapsiun sedang menunggu arah kebijakan yang jelas. Penutupan tanpa solusi hanya memperparah keadaan ekonomi mereka,” tegas Basri, Kamis (10/4/2025).

Basri menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kawasan tersebut, namun tanpa mematikan semangat para pelaku UMKM.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Tanamkan Cinta Tanah Air dan Anti Radikalisme pada Generasi Muda di Desa Pragaan Daya

Ia menyarankan pendekatan berbasis sanksi selektif dan penataan ulang, ketimbang penghentian total aktivitas ekonomi di lokasi tersebut.

“Jika ada oknum bermasalah, cabut izinnya. Tapi jangan pukul rata. Solusi terbaik adalah penataan ulang agar lebih tertib dan mudah dipantau, bukan penutupan sepihak,” lanjutnya.

Dalam kerangka mendukung geliat ekonomi kreatif, Gekrafs mengusulkan relokasi para PKL ke kawasan strategis, seperti taman B. Walk di jalur bazar Pamekasan.

Baca Juga :  Sumenep Akan Diguyur dalam Sepekan, Berikut Penjelasan BMKG

Lokasi ini dinilai lebih representatif dan memiliki potensi mendongkrak interaksi ekonomi.

“Kalau pemerintah memang serius mendukung UMKM lokal, maka taman B. Walk bisa difungsikan sebagai sentra baru. Apalagi jika pelaku usaha lokal dijadikan prioritas,” imbuhnya.

Ia menegaskan, kondisi relokasi sementara yang kini ditempati para PKL sangat jauh dari kata layak, dan justru berpotensi menimbulkan persoalan baru.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kami sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat. Pemerintah harus hadir, bukan sekadar menutup,” tutup Basri. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU