JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Laga panas Liga 1 akhir pekan ini dipastikan menyedot perhatian publik bola nasional, terutama di Madura.
Persija Jakarta akan bertandang ke markas Madura United FC di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (6/4), dalam kondisi tak ideal.
Dua mesin gol mereka, Gustavo Almeida dan Maciej Gajos, dipastikan absen karena sanksi keras dari Komite Disiplin PSSI.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedua pemain mendapat kartu merah dalam duel sarat tensi melawan Arema FC pada 9 Maret lalu.
Komdis tak hanya menjatuhkan larangan satu laga, tetapi menambahkan skorsing yang membuat keduanya berpotensi absen hingga lima pertandingan.
Bagi Persija, ini bukan sekadar kehilangan dua pemain ini luka serius di lini depan.
Gustavo dikenal sebagai predator kotak penalti yang tajam, sementara Gajos adalah otak serangan di lini tengah.
Namun, Persija tidak tinggal diam. Banding telah diajukan ke Komite Banding PSSI, khususnya untuk Gajos, yang dianggap mendapat sanksi berlebihan.
Meski demikian, laga melawan Madura United tetap harus dijalani tanpa kehadiran keduanya.
Pelatih Carlos Pena memilih tetap tegar di tengah badai. Ia menolak beralasan dan justru melihat situasi ini sebagai panggung pembuktian bagi pemain-pemain pelapis.
“Saya tidak ingin mencari alasan. Ketika ada pemain absen karena cedera atau hukuman, maka ini adalah kesempatan bagi pemain lain untuk bersinar,” ujar Pena, Jum’at (04/04/2025)
Dengan 43 poin dari 26 pertandingan, Persija masih berada di jalur empat besar.
Namun menghadapi Laskar Sape Kerrab di kandang mereka bukan tugas ringan, terlebih Madura United dikenal garang di depan publik sendiri.
Duel ini menjadi lebih dari sekadar pertandingan. Ini adalah ujian karakter, mentalitas, dan nyali.
Mampukah Macan Kemayoran tetap mengaum tanpa dua taring utamanya? Ataukah Laskar Sape Kerrab akan mencatat kemenangan bersejarah atas tim ibu kota yang sedang pincang? (REDJAVA****)









