Fenomena Pasang Maksimum dan Cuaca Ekstrem: BMKG Peringatkan Warga Sumenep

- Redaksi

Sabtu, 29 Maret 2025 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep, Ari Widjajanto

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep, Ari Widjajanto

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait fenomena pasang maksimum yang diprediksi terjadi pada 29 Maret 2025.

Fenomena ini berpotensi memicu banjir rob di sejumlah kawasan pesisir, termasuk di Kabupaten Sumenep. Masyarakat pesisir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampaknya yang dapat mengganggu aktivitas harian.

Kepala Stasiun Meteorologi Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, menjelaskan bahwa pasang maksimum ini berisiko menyebabkan genangan air di pesisir, hingga memicu banjir rob di beberapa titik rawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fenomena ini bisa mengakibatkan naiknya permukaan air laut hingga meluap ke daratan, berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di kawasan pelabuhan dan permukiman yang berada di dataran rendah,” ujar Ari, Sabtu (29/3/2025).

Meskipun demikian, Ari menambahkan bahwa pasang maksimum ini juga membawa dampak positif bagi aktivitas bongkar muat kapal, meski tetap membutuhkan kehati-hatian ekstra.

Baca Juga :  Hujan Pertama Penuh Berkah, Babinsa Guluk-Guluk Bantu Petani Pupuk Jagung

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat di kawasan pesisir diimbau untuk memastikan saluran air tetap lancar, memperbaiki infrastruktur yang rentan terdampak, serta terus memperbarui informasi cuaca dari BMKG.

“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memantau perkembangan cuaca melalui aplikasi resmi BMKG atau kanal informasi terpercaya lainnya. Dengan persiapan dan kewaspadaan yang lebih tinggi, diharapkan dampak negatif dari fenomena ini dapat diminimalisir,” jelasnya.

Selain ancaman banjir rob, BMKG juga menyoroti masa peralihan musim atau pancaroba yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Lebaran Sepi, Terminal Arya Wiraraja Bersiap Sambut Gelombang Arus Balik

Perubahan musim dari penghujan ke kemarau ini kerap membawa dampak cuaca yang tidak menentu, seperti hujan deras yang disertai angin kencang secara tiba-tiba.

Ari Widjajanto mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama bagi mereka yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran.

“Cuaca ekstrem dapat mengganggu perjalanan mudik, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk selalu mengecek prakiraan cuaca sebelum berangkat agar perjalanan tetap aman dan lancar,” ungkapnya.

Keselamatan selama perjalanan harus menjadi prioritas utama. Para pemudik, terutama pengendara, diminta untuk lebih waspada dalam menghadapi perubahan cuaca yang tiba-tiba.

“Pastikan kondisi kendaraan prima, periksa jalur yang akan dilewati, dan selalu waspada terhadap kemungkinan hujan deras atau angin kencang yang dapat mempengaruhi perjalanan,” tambahnya.

Untuk mendapatkan informasi cuaca terkini, BMKG mengajak masyarakat memanfaatkan layanan informasi resmi melalui aplikasi, situs web BMKG, serta pembaruan dari media lokal.

“Persiapan yang matang dan kewaspadaan tinggi akan sangat membantu kelancaran mudik. Kami berharap seluruh masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman meskipun di tengah cuaca yang tidak menentu,” pungkas Ari.

Dengan adanya peringatan ini, diharapkan masyarakat Sumenep dapat lebih siap menghadapi potensi cuaca ekstrem, baik akibat pasang maksimum maupun dampak pancaroba, sehingga aktivitas sehari-hari dan perjalanan mudik dapat berjalan dengan aman dan lancar. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Grand Final ISCO 2026 Sumenep Siap Digelar, Ajang Prestisius Pelajar Sambut Hardiknas

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU