JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Arus mudik menuju Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, mulai menunjukkan lonjakan signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Ratusan pemudik dari berbagai daerah memadati Pelabuhan Kalianget sejak dini hari, menanti keberangkatan menuju kampung halaman mereka di kepulauan terluar Madura tersebut.
Pada Rabu (26/3/2025), KM Express Bahari 09C menjadi salah satu armada yang membawa pemudik pulang ke Pulau Kangean.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapal cepat tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Kalianget pukul 08.30 WIB dan tiba di Pelabuhan Batu Guluk, Kangean, sekitar pukul 11.17 WIB dengan membawa 402 penumpang.
Kedatangan kapal ini disambut oleh Pos Koordinasi Pelayanan Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2025 Kepulauan Kangean yang telah bersiaga untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran proses embarkasi dan debarkasi penumpang.
Bagi para perantau, pulang ke Kangean saat lebaran bukan sekadar perjalanan, tetapi sebuah ritual tahunan yang sarat makna.

Tak sedikit dari mereka yang telah bertahun-tahun merantau ke berbagai kota besar seperti Surabaya, Jakarta, hingga Kalimantan, akhirnya bisa kembali menginjakkan kaki di tanah kelahiran mereka.
Untuk memastikan kelancaran arus mudik ini, tim gabungan dari berbagai instansi diterjunkan guna melakukan pengamanan dan pelayanan di Pelabuhan Batu Guluk. Personel yang dikerahkan antara lain:
– Koramil 0827/18 Kangean, dipimpin langsung oleh Kapten Czi Acep Kusanadi bersama dua anggota.
– Polsek Arjasa, dipimpin Iptu Datun Subagyo beserta dua personel.
– KPLP Kangean, di bawah koordinasi Isakandar dengan empat anggota.
– Dinas Perhubungan, dengan lima personel yang dikoordinasi oleh Wanda.
– Kecamatan Arjasa, mengerahkan Kasi Pemerintahan dan dua staf.
– Puskesmas Arjasa, yang menyiagakan dua tenaga medis untuk mengantisipasi situasi darurat.

Mereka bertugas mengatur arus keluar-masuk penumpang, membantu pemudik yang kesulitan membawa barang bawaan, hingga memastikan ketertiban di area dermaga.
“Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik agar para pemudik bisa pulang dengan aman dan nyaman. Setiap penumpang yang turun dari kapal kami bantu agar tidak terjadi desak-desakan,” ujar Kapten Czi Acep Kusanadi kepada media ini, Rabu (26/03/2025).
Bagi masyarakat Kangean, mudik lebaran bukan sekadar pulang ke rumah, tetapi juga bagian dari tradisi yang penuh kehangatan.
Suasana khas lebaran di Kangean terasa lebih istimewa dengan adanya tradisi-tradisi lokal seperti toron (silaturahmi ke rumah kerabat), ritual doa bersama di masjid-masjid tua, serta hidangan khas seperti jongkong dan tajin pote yang selalu menemani hari kemenangan.
Seiring mendekatnya Idul Fitri, arus mudik ke Pulau Kangean diprediksi akan terus meningkat.
Pemerintah setempat bersama aparat keamanan dan stakeholder terkait terus bersiaga untuk memastikan perjalanan para pemudik tetap lancar dan selamat hingga mereka tiba di pangkuan keluarga tercinta. (REDJAVA****)








