Air Mata Bhayangkara, Polres Sumenep Gelar Sholat Ghaib untuk Tiga Pejuang yang Gugur di Medan Pengabdian

Selasa, 18 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso Saat Melaksanakan Sholat Ghaib Bersama Jajaran Untuk Anggota Polres Way Kanan Lampung Yang Telah Gugur Dalam Tugas Pengabdian

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso Saat Melaksanakan Sholat Ghaib Bersama Jajaran Untuk Anggota Polres Way Kanan Lampung Yang Telah Gugur Dalam Tugas Pengabdian

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Keheningan menyelimuti Masjid Polres Sumenep. Deretan personel kepolisian, ASN, dan masyarakat berdiri dalam barisan sholat ghaib, menundukkan kepala dalam doa yang khusyuk.

Air mata tak tertahan. Di tengah lantunan doa, hanya satu harapan yang dipanjatkan: semoga para pahlawan yang gugur dalam tugas mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Hari itu, Selasa, 18 Maret 2025, bukan sekadar ritual ibadah biasa. Itu adalah perwujudan duka mendalam dan penghormatan bagi tiga Bhayangkara terbaik yang gugur saat bertugas di Way Kanan, Lampung.

Mereka adalah Iptu Lusyanto, S.H. (Kapolsek Negara Batin), Bripka Petrus Apriliyanto, dan Bripda M. Ghalib Surya Gant, S.H.

Baca Juga :  Nahkodai PKM Gayam, Encung Haryono Gelar Tasyakuran dan Bukber

Ketiga anggota Polri ini mengembuskan napas terakhir dalam misi menegakkan hukum, membubarkan praktik sabung ayam ilegal di Kabupaten Way Kanan.

Namun, tugas suci itu berujung tragis. Mereka gugur sebagai kesatria yang mempertahankan ketertiban dan keadilan di negeri ini.

Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, berdiri di barisan terdepan, wajahnya tegar meski sorot matanya menyiratkan kehilangan.

Dalam suaranya yang berat, ia mengungkapkan duka yang tak terkatakan.

“Kami kehilangan saudara terbaik. Mereka bukan sekadar anggota Polri, mereka adalah anak bangsa yang rela mengorbankan nyawa demi keamanan masyarakat. Semoga mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Kapolres Sumenep.

Usai sholat ghaib, doa bersama digelar. Para hadirin menengadahkan tangan, menyebut nama-nama para pejuang yang kini telah kembali ke pangkuan Ilahi.

Baca Juga :  Polda Jatim Gelar Rakor Lintas Sektoral Siapkan Skema Pengamanan Nataru

Langit Sumenep seolah turut bersedih, sejuk angin yang berembus seakan membawa pesan kehilangan yang begitu mendalam.

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam cokelat Polri, ada manusia dengan jiwa pengabdian yang luar biasa.

“Mereka bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga benteng terakhir dalam menegakkan hukum,” ujngkapnya.

Polres Sumenep mengajak masyarakat untuk lebih menghargai dan mendukung peran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Sebab, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga hasil dari kebersamaan antara rakyat dan negara,” pungkasnya.

Sholat ghaib ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan simbol cinta dan penghormatan untuk mereka yang telah pergi dalam tugas mulia.

Baca Juga :  Tak Sekadar Tradisi, Bupati Sumenep Sebut HBH IKSADARA Momentum Penguat Persatuan

Hari ini, duka menyelimuti keluarga besar Polri. Namun, pengabdian mereka tidak akan sia-sia.

Karena sejatinya, pahlawan tidak pernah mati. Mereka hanya berpulang lebih dahulu, meninggalkan jejak keberanian yang akan selalu dikenang dalam sejarah negeri ini. (REDJAVA/Humas****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 17:00 WIB

Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Berita Terbaru