JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan remaja secara holistik, Kementerian Agama Kabupaten Sumenep melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) menggelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).
Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (11/3) di Graha Wiyata MAN Sumenep dan diikuti oleh 400 siswa kelas X.
Dalam BRUS kali ini, Seksi Bimas Islam menggandeng KUA Kecamatan Kota untuk memberikan materi kepada para peserta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, turut hadir memberikan pembinaan, didampingi oleh Kepala Seksi Bimas Islam, Moh. Mabur, serta Plt. Kepala KUA Kota dan para penyuluh agama.
Dalam arahannya, Abdul Wasid menekankan pentingnya pemahaman yang benar mengenai pernikahan bagi generasi muda.
“Pernikahan adalah sesuatu yang niscaya, karena semua remaja di sini tentu memiliki keinginan untuk menikah. Ini bagian dari sunnah dalam Islam,” kata Abdul Wasid.
Namun, menurut dia menyatakan bahwa pernikahan tidak cukup hanya dengan modal cinta dan kasih sayang. Kedua pasangan harus memahami peran dan tanggung jawab masing-masing.
“Jadilah laki-laki yang ‘Rajulun Mudzakkarun’ dan perempuan yang ‘Mar’atun Mu’annasatun’, artinya, keduanya harus menyadari tugas serta fungsi masing-masing dalam rumah tangga. Jika itu dipahami, maka keluarga akan tetap utuh,” ujarnya, disampaikan dengan canda tawa yang membuat suasana semakin hangat.
BRUS menjadi salah satu program strategis Kemenag dalam memberikan bimbingan moral dan spiritual bagi remaja usia sekolah, guna membangun generasi yang lebih siap menghadapi tantangan kehidupan dengan pemahaman agama yang kuat. (REDJAVA/Ss****)








