JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memberikan sedekah kepada pengemis, terutama selama bulan Ramadhan.
Fenomena pengemis musiman yang marak di jalanan dinilai perlu diwaspadai, mengingat ada di antaranya yang sebenarnya masih mampu bekerja.
Ketua MUI Sumenep, KH. Shaleh Abdurrahman, mengatakan bahwa Ramadhan adalah momen yang tepat untuk memperbanyak sedekah. Namun, masyarakat harus memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Persoalan pengemis musiman ini menjadi dilema. Di satu sisi, umat Islam dianjurkan banyak bersedekah. Tapi di sisi lain, ada yang memanfaatkannya untuk meminta-minta, padahal mereka sebenarnya mampu,” ujar KH. Shaleh, Sabtu (8/3/2025).
Ia menambahkan, jika sedekah diberikan kepada orang yang tidak benar-benar membutuhkan, hal itu justru bisa menumbuhkan mental malas dan ketergantungan untuk meminta-minta tanpa usaha.
“Lebih memprihatinkan lagi jika ada pihak tertentu yang mengoordinasi pengemis untuk mengemis di jalanan,” ungkapnya.
Karena itu, MUI Sumenep mengajak masyarakat agar lebih cermat dalam menyalurkan sedekah, seperti melalui lembaga resmi atau kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkan.
“Dengan demikian, nilai ibadah yang dilakukan tetap diridhai Allah dan memberikan manfaat bagi mereka yang betul-betul berhak,” pungkasnya. (REDJAVA****)








